10

Membuat Bekerja dari Rumah Bisa Efektif

Bekerja dari rumah saat ini sedang tren. Meski demikian, ada beberapa hambatan. Pasalnya belum tentu efektif dan efisien. Bagaimana cara mengatasinya?

Contoh yang paling jamak adalah dilanda kemalasan. Kemudian berpikir untuk mengerjakan nanti-nanti saja. Di rumah sendiri, suasana lebih kondusif, memiliki waktu kerja yang lebih panjang, dan tidak terhambat kemacetan. Padahal kondisi yang demikian juga bisa melenakan. Lantas rentan mengancam pekerjaan tak selesai sesuai deadline. Hasilnya Anda sendiri yang akan merugi kan?

Baca juga: Rumahku, Kantorku

Terjadwal

Buat jadwal kapan Anda wajib mengerjakan yang sudah menjadi tanggungan. Tak harus sama dengan jam kantor pada umumnya. Sesuaikan dengan kenyamanan diri atau di mana waktu luang tersedia. Misalnya baru dimulai saat tengah hari hingga sore, atau memilih tengah malam dalam suasana yang lebih sepi. Patuhi jadwal yang sudah Anda buat sendiri. Serta terus konsekuen.

Ada skala prioritas

Bekerja dari rumah memang seringkali pilihan yang memudahkan. Namun belum tentu prioritas, sebab bisa saja yang menjadi prioritas adalah urusan lain, sedang work from home adalah opsi untuk menunjang prioritas tadi. Oleh karenanya, tuntaskan terlebih dulu agenda utama dengan sebaik-baiknya. Agar direntang waktu mengerjakan tugas dari kantor, perasaan lebih tenang dan fokus lebih mendalam.

Baca juga: Cerdik Menata Ruang Kerja Minimalis di Rumah

Tentukan lokasi bekerja

Tentukan lokasi di mana Anda akan bekerja. Paling tidak tersedia sepasang meja dan kursi yang akan selalu siap menampung. Lokasi yang akan menjadi pengingat bahwa ada tugas yang menanti. Meski Anda dapat berpindah lokasi lain di dalam rumah, guna mengatasi rasa bosan, misalnya.

Istirahat sejenak

Ambil jeda sejenak untuk meliburkan diri sendiri. Jangan terlalu memforsir diri hanya karena Anda bebas menentukan jam kerja. Langkah yang seperti ini memang membuat pekerjaan cepat tuntas, tetapi ada kejenuhan yang luar biasa. Sementara dengan jeda, Anda bisa mengalihkan penat. Dan saat kembali ke tugas semula, fisik dan mental lebih terasa segar.

Katakan pada yang lain

Katakan pada yang lain untuk tidak mengganggu selama jam kerja di rumah berlangsung. Khususnya pada pasangan atau anggota keluarga yang telah dianggap mengerti.

Walau terus ada di rumah, bukan berarti Anda tidak punya sesuatu yang penting untuk segera diselesaikan. Jika ada anak kecil, minta bantuan yang lain untuk mendampingi. Sehingga tak sedikit-sedikit teralihkan gangguan, yang meskipun terbilang kecil, tapi dampaknya besar bagi pekerjaan.

Baca juga: Liburan Sempurna di Rumah

Coba atasi distraksi

Coba atasi berbagai distraksi yang bakal sering menghampiri. Sebut saja ajakan mengobrol, pekerjaan domestik rumah tangga yang masih tersisa, aneka macam permintaan anak, dan sebagainya. Buat rencana utama dan cadangan untuk mengatasinya. Baik saat harus sendiri di rumah maupun ada orang lain yang sigap membantu.

Ingat konsekuensi

Ingat konsekuensi yang mesti dihadapi bila pekerjaan tak kunjung tuntas. Apalagi bagi Anda yang berprofesi freelance dan hanya mengandalkan trust satu sama lain. Sekali tak sesuai dengan deadline, sudah menjadi kartu kuning. Belum tentu pekerjaan yang berikutnya langsung dipercayakan pada Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments