07

Persiapan Kehamilan Demi Fisik dan Mental Sehat Buah Hati

Memperoleh anak yang sehat fisik dan mental tentu idaman setiap orang tua. Karenanya lakukan berbagai persiapan sebelum menuju proses kehamilan. Langkah ringan untuk mendapat sejuta manfaat.

Di samping meraih keuntungan lainnya, seperti menjaga masa kehamilan sampai melahirkan datang dengan selamat serta lancar, tak kekurangan suatu apapun. Yang mana pada akhirnya demi kebaikan ibu dan bayi itu sendiri. Termasuk orang-orang sekitar yang ikut menjaga masa kehamilan sang ibu.

Baca juga: Perlu Tahu Perubahan Fisik Ibu Hamil Yang Masih Wajar

Semuanya harus dimulai sebelum kehamilan tiba. Syukur-syukur memang sudah dimulai jauh-jauh hari sebelum usia pernikahan. Kalaupun terjadi kehamilan di luar prediksi waktu perkiraan, para calon ibu tetap dapat melakukan persiapan. Ketimbang tidak sama sekali. Ingat, calon ibu yang lebih siap akan berdampak lebih positif bagi calon buah hati kelak.

Konsultasi ke dokter

Di usia berapapun saat ini, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter. Khususnya bagi Anda yang telah menginjak 30 tahun ke atas atau telah lama berada dalam tali pernikahan. Dokter dapat memberikan saran mengenai langkah-langkah terbaik, apalagi jika ada penyakit tertentu yang bisa mempengaruhi faktor kehamilan nanti. Termasuk mendapat hitungan yang pas mengenai indeks massa tubuh (IMT). Angka IMT yang pas juga modal besar dalam menghadirkan kehamilan yang sehat.

Konsultasi ke psikolog

Selain ke dokter, konsultasi juga tak kalah pentingnya ke psikolog. Dapat pula bergabung dengan kelas prenatal, komunitas parenting, dan sejenisnya. Wadah-wadah ini akan sangat membantu Anda dalam mempersiapkan mental untuk menjadi orang tua. Serta informasi pola asuh yang benar. Terlebih tidak mudah membesarkan anak saat kecanggihan teknologi kian pesat.

Baca juga: Waspadai Penyakit Menular Pada Ibu Hamil

Jaga nutrisi

Sangat jelas calon ibu harus menjaga nutrisi makanan sehari-hari.

Disarankan enam bulan sebelum hamil, asam folat tidak boleh terlewat. Lalu rutin mengonsumsi protein, zat besi, dan kalsium. Semua itu banyak terdapat dalam ikan, buah-buahan, dan sayuran hijau.

Sebaliknya hindari rokok, kafein, dan alkohol yang tidak banyak membawa manfaat untuk membantu kondisi hamil yang sehat.

Punya support system

Persiapan kehamilan juga membutuhkan support system yang kuat. Khususnya dari pasangan dan orang-orang terdekat. Dukungan yang kuat dan positif, akan membuat para calon ibu lebih tenang selama masa kehamilan. Tidak terbebani, apalagi merasa sendiri.

Ikut kelas prenatal

Seperti disebutkan sebelumnya, kelas prenatal sangat urgen.

Di sini, calon ibu akan dibekali aneka pengetahuan sesuai dengan usia kandungan dan kebutuhan masing-masing. Ada langkah-langkah yang akan menjadi panduan.

Sehingga tidak berjalan seperti tanpa pegangan di anak tangga. Jangan ragu untuk bergabung. Bahkan banyak yang menyediakan untuk kelas pasangan. Jadi suami bisa ikut meresapi pengetahuan bersama-sama.

Baca juga: Mitos Kehamilan yang Merugikan

Siap dan bahagia

Di samping itu, hadirkan perasaan siap dan bahagia yang datang dari diri sendiri. Sebuah rasa yang memang harus ada. Plus dibutuhkan oleh janin di dalam kandungan. Untuk dialirkan, ditularkan, dan dihinggap dalam diri janin jua. Jadi, coba jalani kehamilan dengan rileks dan senyaman mungkin. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments