31

Ikan Lokal yang Gizinya Mengalahkan Ikan Impor

Sebagai negara maritim, seharusnya kita tak perlu kaget dengan daftar kekayan laut sendiri. Banyak ikan yang mempunyai gizi tinggi. Bahkan lebih baik daripada ikan impor, seperti salmon dan ikan cod. Coba tengok sebentar, dan sajikan sebagai menu sehari-hari.

Daftar ikan semakin banyak tatkala ditambah dari hasil produksi budi daya. Kandungan di dalamnya sangat dibutuhkan untuk mengiringi pertumbuhan dan berkenaan dengan kesehatan. Apalagi ditunjang dengan cara pengolahan yang benar sehingga gizinya tidak rusak. Harganya pun lebih murah bila disandingkan dengan daging merah maupun putih.

Baca juga: Sisa Bahan Makanan yang Bermanfaat

Ikan gabus

Ikan gabus hidup di air tawar. Punya sebutan lain, di antaranya kocolan, bocek, haruan, kutuk, bogo, bayong, dan sebagainya. Protein albuminnya sangat tinggi. Amat baik untuk ibu hamil, penyembuhan luka, setelah operasi, pembentukan tulang dan gigi, serta masih banyak lagi.

Ikan kembung

Ikan kembung memiliki kandungan yang beranekaragam. Mulai dari protein, omega 3, vitamin B12, vitamin D, fosfor, riboflavin, vitamin B6, iodine, dan seleniumnya tinggi. Zat yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan janin dalam rahim.

Ikan lele

Hampir semua ikan saat ini mengandung merkuri. Sebagai imbas pembuangan limbah pada air.

Uniknya lele mengandung paling sedikit merkuri di antara yang lain. Ia juga menyimpan gizi berupa sumber protein lengkap, vitamin B12, asam lemak sehat, dan rendah kalori juga lemak.

Semuanya bisa didapat secara optimal, asal tempat pemeliharaan dan sumber makanan lele juga mencukupi kategori sehat.

Baca juga: Waspada Makanan Bermikroplastik

Belut

Dalam 100 gram belut, terdapat 303 kkal, 18,4 gram protein, 27 gram lemak, 20 miligram kalsium, 200 miligram fosfor, 20 miligram zat besi, dan lain-lain. Cocok sekali bila ditambahkan ke dalam makanan tambahan bayi atau MPASI. Selain efektif meningkatkan berat badan, juga baik untuk menambah kecerdasan dan mengontrol emosi.

Ikan teri

Meski ukurannya mini, teri tak kalah mujarabnya dengan ikan-ikan yang lebih besar. Ikan teri kaya akan asam lemak omega 3, mendukung kesehatan tulang, sumber protein baik, dan rendah merkuri.

Namun hati-hati bagi penderita hipertensi, teri kerap diawetkan dengan cara diasinkan. Level garam yang dipunyai teri berdampak buruk bila dikonsumsi berlebihan.

Ikan kakap

Ikan kakap sangat direkomendasikan bagi pengidap penyakit jantung. Asam lemak omega 3 menjaga kerja jantung dan kadar kolesterol tetap normal. Zat mineral yang bakal didapat dari mengonsumsi 100 gram-nya adalah kalsium, zat besi, fosfor, da zink. Plus aneka vitamin A, B, dan D yang tak perlu lagi dipertanyakan fungsinya bagi tubuh.

Baca juga: Makanan untuk Menaikkan Trombosit

Ikan tuna lokal

Ikan tuna lokal kita punya potensi begitu besar. Tak ubahnya seperti kekayaan nutrisi pada ikan lain, tuna juga ampuh untuk pembentukan hormon, enzim, kolagen, antibodi, hingga menjaga jaringan otot.

Ikan nila

Ikan yang hidup di perairan tawar ini, sangat dianjurkan bagi lansia, penderita jantung, kolesterol tinggi, dan hipertensi tinggi. Sebab rendah lemak, ditambah kaya vitamin B12 yang penting menjaga energi, tinggi protein, serta mineral. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments