16

Penting Diketahui, Penyelamatan Diri Saat Rumah Terbakar

Meski kadang-kadang sudah melakukan berbagai antisipasi, kebakaran tetap saja bisa menimpa hunian tercinta. Karena itu, cermati solusi yang wajib pertama kali diambil. Demi menghindari korban jiwa.

Langkah ini akan sangat berguna untuk keselamatan diri. Terlebih belum tentu bantuan dari petugas resmi, seperti pemadam kebakaran, bisa langsung datang. Satu detik menjadi sangat berharga dan amat menentukan nasib banyak orang.

Selain itu, tetap tenang saat api merah sudah menyala di mana-mana. Kenali sumber terbanyak, lantas jauhi. Kenali pula bagaimana kondisi pemukiman sekitar. Api biasanya cepat membesar akibat terpicu suhu udara yang tinggi. Ketika pemukiman tergolong padat, api bakal cepat merayap. Asap pekat bercampur udara membuat pernapasan tak nyaman. Otomatis, evakuasi diri harus dilakukan lebih jauh lagi.

Baca juga: Kesalahan Kecil Berakibat Fatal Bagi Rumah

Selain itu, jangan sekali-kali langsung mengguyurkan air, sebagai metode tercepat memadamkan api. Kebakaran yang timbul karena cairan kimiawi dapat kian membesar. Gunakan bahan lain atau tunggu instruksi dari petugas yang lebih ahli. Waspadai cipratan api yang kemungkinan juga merembet ke kabel yang tergantung, juga alat-alat elektronik.

Lindungi fisik

 

Begitu menyadari adanya kebakaran di rumah, segera lindungi fisik. Cari kain basah atau tutup dengan menggunakan sebagian baju yang dikenakan di arah wajah. Cara ini akan mengurangi masuknya asap pekat ke dalam paru-paru.

Bila pakaian terkena api, segera lepaskan. Atau gulingkan badan berkali-kali di lantai. Hingga api padam.

Fokus pada keselamatan diri

Di samping itu, tetap fokus pada keselamatan diri. Termasuk anggota keluarga yang kemungkinan masih ada di dalam rumah. Jangan terpancing oleh perasaan panik berlebihan. Ajak semuanya untuk segera keluar. Melalui rute tercepat yang bisa membawa ke area luar rumah. Dahulukan yang sekiranya membutuhkan lebih banyak bantuan. Seperti orang tua dan anak-anak.

Dan, jangan terjebak bahwa jalan keluar satu-satunya adalah pintu. Bila menemui jendela, lompat saja melaluinya. Pecahkan kaca jika ada yang melapisi. Terpenting bagaimana semuanya bisa keluar dengan selamat secepat mungkin.

Hati-hati dengan pintu

Pintu merupakan akses yang paling sering dituju saat kebakaran terjadi. Namun hati-hati dengannya. Sebab belum tentu Anda menyadari apa yang ada di balik pintu. Api dapat saja lebih besar dan langsung mengenai fisik begitu di buka.

Lakukan dengan perlahan. Pastikan tidak ada yang membahayakan. Setelah berada di luar, tutup kembali pintu. Pintu yang menutup rapat efektif mengurangi penyebaran api yang mudah kemana-mana.

Segera hubungi bala bantuan

Segera hubungi bala bantuan terdekat. Tetangga atau orang lain yang berusia dewasa. Juga tentunya pemadam kebakaran. Lakukan pemadaman sebisa mungkin. Menggunakan bahan-bahan seadanya. Contohnya karung basah. Akan tetapi, andai tak mampu jangan terburu-buru. Khususnya bila api sudah amat membesar dan menguasai sebagian besar rumah.

Baca juga: Cegah Korsleting di Rumah

Tetap berada di luar

Setelah keluar, upayakan tetap berada di luar. Jangan masuk kembali ke rumah yang sedang terbakar. Walau banyak harta benda yang tertinggal. Lebih baik nyawa selamat, sebab aset bisa diusahakan lagi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments