10

Benar dan Aman Saat Memasang Tabung Gas

Memasang tabung gas sering jadi problem tersendiri. Khususnya bagi para ibu atau mereka yang selama ini tinggal menyalakan kompor saja. Padahal tak perlu takut. Ada cara yang benar dan aman untuk memasangnya.

Jadi tak perlu mengandalkan orang lain terus menerus. Di saat tertentu, urusan pasang gas bisa diatasi sendiri. Tidak menimbulkan bahaya seperti ledakan dan gas yang bocor. Masak memasak bisa berlangsung kembali.

Baca juga: Dapur Sehat Masakan Mantap

Asal sedari awal, pastikan gas tertutup segel yang resmi. Begitu pula dengan selang dan regulator yang mesti mengacu pada SNI. Kalau tidak demikian, tunda dulu pasang tabung gas. Ganti dengan yang baru dan berlisensi untuk menjamin keamanan. Maka selanjutnya hubung-menghubungkan antara kompor dan tabung gas bukan persoalan pelik lagi.

Sirkulasi udara

Sebelum memasang tabung gas pada regulator, sebaiknya buka pintu dan jendela. Hal ini juga berlaku bila Anda mencium bau gas yang mengindikasikan ada kesalahan pada bagian tertentu. Sirkulasi udara yang lancar membantu meminimalisir ledakan. Sedangkan bila udara di ruangan mampat, tekanan udara semakin besar. Sangat rawan terjadi ledakan, apalagi ada pemicunya. Misalnya mendadak ada nyala api meski berkapasitas kecil.

Tabung, selang, dan kompor aman

Seperti telah disebutkan sebelumnya, tabung, selang dan kompor dalam keadaan aman. Pastikan kompor telah mati total. Satu sisi selang terhubung baik ke kompor, dan sisi lain juga berkeadaan yang sama. Badan selang tidak boleh mengalami lubang sedikitpun.

Untuk tabung, cek apakah kondisinya masih layak atau tidak. Beri air sabun pada lehernya. Begitu muncul gelembung-gelembung, berarti tabung gas perlu diganti dengan yang lain.

Baca juga: Sentuhan Sederhana untuk Interior Rumah Yang Berbeda

Karet penahan dalam kondisi baik

 

Bagian lain yang juga perlu perhatian lebih adalah karet penahan atau rubber seal. Karet melingkar kecil untuk dipasang dibagian leher tabung. Fungsinya untuk menahan tekanan jarum pada regulator. Fisiknya harus dalam wujud yang lentur, halus, dan tidak sobek. Diameternya mesti pas untuk ukuran leher tabung.

Hubungkan ke regulator

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan ke regulator. Namun sebelumnya, posisikan tabung menjauhi sumber-sumber api. Tekan secukupnya regulator ke dalam tabung. Bila terasa sudah pas, putar kunci pengaman (biasanya) searah jarum jam atau ke posisi 180 derajat.

Regulator yang sudah terhubung baik akan terindikasi dari jarum jamnya. Tampak stabil dan langsung mengarah ke kanan. Isi gas yang masih optimal berada di garis hijau angka maksimal. Bukan di garis merah, sebagai penanda tekanan besar dan membahayakan.

Bila ternyata garis menunjukkan angka minimun, maka sebaiknya ganti saja. Ada kemungkinan isi gas telah terpakai sebelumnya.

Baca juga: Asal Muasal Bau dari Dalam Rumah  

Cek tekanan, bau, dan nyalanya

Langkah terakhir adalah memastikan semuanya sudah sempurna. Tekanan gas pada regulator berjalan stabil, tidak ada bau gas yang tercium sama sekali, juga api di kompor menyala dengan baik. Saat mendapati salah satu kondisi tidak seperti yang diharapkan, segera cabut regulator dari tabung. Lalu ulangi lagi. Sampai pemasangan benar-benar aman. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments