05

Meninggalkan Anak Saat Berlibur Bersama Pasangan Tanpa Khawatir

Bukannya tak ingin mengajak anak, tapi adakalanya pasangan ingin berlibur berdua saja. Sejenak meninggalkan anak di rumah, atau dititipkan pada anggota keluarga lain. Tapi bagaimana caranya agar liburan bisa utuh sepenuhnya?

Selain itu tidak terganggu rasa bersalah akibat meninggalkan anak. Liburan berdua serasa honeymoon kedua. Terlebih selama ini kurang adanya waktu untuk mendekatkan diri kembali. Masing-masing sibuk oleh urusan harian yang menjemukan dan perlahan membuat relasi dalam pernikahan monoton.

Baca juga: Adab Menitipkan Anak ke Rumah Saudara

Dengan berlibur bersama, satu sama lain saling menghangatkan kembali. Menghabiskan waktu berdua yang bisa diisi agenda sesuka hati. Termasuk saling berefleksi tentang perjalanan usia pernikahan. Juga merancang skema-skema ke depan untuk menambah harmoni dalam kehidupan. Kalaupun tidak, minimal pasangan bisa sepenuhnya mendekatkan diri dan bersantai bersama.

Pilih lokasi yang menjadi kesepakatan

Pilih lokasi berlibur yang menjadi kesepakatan bersama. Boleh pula keinginan salah satu, namun mendapat persetujuan dari yang lain. Misalnya, ingin mengunjungi tempat yang selama ini diidam-idamkan karena kenangan atau hal lain. Jadi, liburan tidak diwarnai pertentangan serta benar-benar gembira menjalani.

Meninggalkan anak lantas tak sia-sia. Anda dan pasangan bisa berlibur sesuai impian.

Terjangkau

Upayakan lokasinya terjangkau. Dalam arti, akses keluar masuk mudah dilakukan. Andai ada hal mendadak yang mengharuskan Anda segera pulang, urusan tiket dan transportasi tak menjadi soal. Khususnya bila terjadi sesuatu pada anak serta kerabat dekat. Di samping lokasi terjangkau tak terlalu menguras energi. Kembali dari berlibur, Anda tetap bugar dan siap mengasuh buah hati lagi.

Siap dihubungi kapan saja

Serta siap dihubungi kapan saja. Selalu kabarkan nomor kontak teranyar pada keluarga dan pendamping anak. Terutama saat berada di luar negeri dan mengharuskan Anda punya nomor lokal. Melalui ponsel, aplikasi percakapan, atau surat elektronik. Keluarga yang ditinggalkan tenang, Anda nyaman.

Baca juga: Norma Menitipkan Rumah ke Tetangga

Kembali tetap bugar

Sepadat apapun itinerary yang akan ditempuh, tetap jaga kesehatan. Perhatikan pola makan, jam istirahat, dan bekal obat-obat pribadi. Ingat di rumah masih ada anak yang setia menanti kepulangan Anda berdua. Cari tahu informasi lengkap apabila lokasi wisata dekat dengan endemi penyakit tertentu. Bila tubuh sampai sakit, bahkan penyakit tergolong serius, libur berdua malah meninggalkan kenangan tak menyenangkan.

Siapkan segala kebutuhan anak

Untuk mengusir segala kegundahan kekhawatiran tak berujung, Anda bisa mengatasi dengan menyiapkan kebutuhan anak sebelum pergi. Beserta barang-barang kesayangan agar selalu ada di dekatnya.

Tulis dalam sebuah daftar, dan berikan pada orang yang menjaga. Liburan Anda juga tak membuat anak merasa ditelantarkan, meski keadaan untuk sementara berasa berbeda.

Titipkan anak pada orang terpercaya

Tentu Anda membutuhkan orang terpercaya demi si buah hati. Mereka bisa berasal dari orang-orang terdekat dan sudah dikenal oleh anak. Misalnya kakek nenek, paman atau bibi, nannys, atau lainnya. Siapa saja yang akan mengasuh anak, pastikan mereka memahami kebiasaan dan riwayat kesehatan anak. Juga urusan lain, seperti jam tidur, makanan favorit, serta lainnya. (LAF)

Baca juga: Aturan Menitipkan Anak Pada Orang Tua yang Sebaiknya Dipatuhi

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments