25

Tradisi Menarik Tiap Natal di Berbagai Negara

Natal telah tiba. Semarak dan ceria terlihat di mana-mana. Diiringi tradisi yang biasanya sudah rutin dilakukan tiap tahunnya. Demi momen yang hanya datang setahun sekali ini.

Ada pohon Natal dengan ciri khas ornamen, ada pula hiasan yang memajang di berbagai rumah dan lokasi lainnya. Juga Santa Claus, saling menukar kado, nyanyian-nyanyian, serta tak ketinggalan kuliner yang mungkin hanya tersaji saat Natal tiba. Beberapa negara menyelipkan kebiasaan yang berbeda-beda. Semuanya untuk menyajikan Natal yang hangat dan penuh kenangan bagi yang merayakannya.

Bethlehem

Sebagai kota kelahiran Kristus, hampir seluruh pelosok kota Bethlehem terang benderang oleh pajangan umbul-umbul dan lampu. Di alun-alun terpasang bintang raksasa, sedang di pintu seluruh rumah umat Kristiani ditandai dengan silang. Penduduk dan turis beramai-ramai menuju gereja untuk menyaksikan opera dan arak-arakan.

Baca juga: Wisata Religi Pengisi Rohani

Irak

Foto: stepfeed.com

Saat malam Natal tiba, umat Kristiani di Irak saling bergandengan tangan dan menyalakan lilin. Sembari mendengarkan cerita tentang proses kelahiran Yesus. Setelahnya, mereka membakar duri-duri dari semak. Begitu api padam, mereka akan melompat sebanyak tiga kali sambil merapalkan doa. Mereka percaya doa akan dikabulkan dan sisa abu membawa keberuntungan.

Cina

Di Negeri Tirai Bambu, Natal sangat terasa pada hiasan-hiasan rumah. Pajangan yang terbuat dari lentera dan kertas mencolok hingga tahun baru tiba. Anak-anak akan mendapat berbagai hadiah, makanan mewah, mainan, dan semarak dengan nyala kembang api. Lalu foto nenek moyang dipasang pada bagian utama rumah.

Jepang

Foto:businessinsider.com

Ada yang unik dalam merayakan Natal di Jepang. Semuanya gara-gara sebuah iklan KFC tahun 1970-an. Yang menampilkan perayaan Natal di Amerika dengan makan ayam KFC. Tayangan tersebut ditiru dan terus lestari hingga saat ini. Bahkan Natal di Jepang kurang berasa bila tak ada sajian ayam goreng KFC.

Baca juga: Uniknya Menu Khas Natal dari Berbagai Negara

Finlandia

Hari umum untuk merayakan Natal di Finlandia jatuh pada tiap 13 Desember, yang disebut St. Lucia. Para gadis tertua di tiap rumah akan mengenakan jubah putih dan mahkota. Melayani keluarga dengan roti, kue, kopi, dan anggur. Pada malam Natal, keluarga akan mengunjungi makam orang-orang terkasih. Untuk makan siang, disajikan bubur dengan almond yang tersembunyi. Mereka yang berhasil menemukan almond dipercaya akan memperoleh keberuntungan.

Norwegia

Natal di Norewegia kental dengan legenda.

Ada kepercayaan kedatangan nenek sihir di hari tersebut. Karena itu mereka menyembunyikan semua sapu di rumah.

Agar tidak dapat digunakan dan menyebarkan sihir jahatnya. Sementara para lelaki keluar rumah di tengah malam dan mengarahkan tembakan ke atas. Guna menakut-nakuti roh-roh jahat dan tidak masuk ke rumah warga.

Indonesia

Bagaimana dengan Indonesia? Natal tak kalah semaraknya. Persiapan bisa dilakukan jauh sebelum hari suci datang. Biasanya saat malam Misa, keluarga dan sanak saudara bersama-sama pergi ke gereja. Lalu dilanjutkan dengan makan malam bersama. Paginya, pergi ke gereja lagi. Uniknya, ada silaturahmi. Berkunjung ke satu rumah dan rumah yang lain. Tidak hanya yang satu agama, melainkan juga saling berkunjung pada yang berbeda keyakinan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments