22

Mengapa Artis Rentan Terkena Gangguan Jiwa?

World Health Organization (WHO) menyebut, setidaknya dalam satu tahun ada 8.000 orang yang melakukan bunuh diri. Tak terkecuali dari kalangan artis, yang ternyata jumlahnya cukup banyak. Mengapa sampai demikian?

Padahal sekilas para artis tampaknya baik-baik saja. Sebut saja Sulli artis dari Korea baru-baru ini, Robin William komedian asal Hollywood, vokalis Linkin Park Chester Bennington, dan masih banyak lagi. Mereka mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Ada pula deretan artis yang mengalami gangguan jiwa berupa stres, bipolar, dan depresi berat. Juga lari pada narkoba sebagai media melupakan segala masalah yang dirasa. Sebagian memang berterus terang tentang penyakit yang diidapnya. Sehingga tertolong dan berusaha untuk bangkit. Namun banyak yang menyembunyikan atau menyimpannya sendiri. Hingga kemudian berakhir dengan kabar tak menyenangkan. Sungguh menghenyakkan publik, melihat dunia yang mereka jalani penuh dengan canda tawa dan hiburan tiada habisnya.

Baca juga: Gangguan Mental Terkini Karena Media Sosial

Harus tampil prima dan terlihat baik-baik saja

Salah satu penyebabnya adalah harus tampil prima dan terlihat baik-baik saja. Para artis mesti siap soal penampilan fisik, kostum, gaya sehari-hari, gaya bicara, bersikap, dan sebagainya. Sampai sedetail-detailnya harus sempurna. Termasuk mengenai tuntutan untuk mempertahankan ikon yang tak boleh hilang dari dirinya.

Tekanan luar biasa ini tentu harus ditebus mahal. Banyak yang harus berolahraga mati-matian agar fisik terus fit, menyantap makan berjenis tertentu saja, dan tak bisa lepas dari makeup. Bila tak kuat menjalani, dan terutama mengelola stres, bisa diduga bagaimana dampaknya.

Sorotan media

Mereka juga tertekan dengan yang namanya media. Seolah semua hal dalam hidupnya tidak ada yang tak terlepas dari cengkeraman media. Ditambah komentar pedas dari para warganet yang tak segan-segan bertebaran di media sosial. Sekali terdengar kabar buruk berkaitan dengan profesi dan pribadinya, langsung menyebar ke mana saja. Memberikan efek negatif yang kuat dan trauma pada mentalnya. Tidak setiap artis kuat menanggapi serangan bertubi-tubi.

Baca juga: Cara Jitu Tanggapi Komentar Negatif Di Media Sosial

Gaya hidup

Gaya hidup yang mewah, glamour, dan banyak uang nyatanya tidak menjamin mereka bahagia. Bahkan banyak para artis tidak bisa memaknai hasil jerih payah kerjanya sendiri. Ditambah dunia hiburan memang lekat dengan lifestyle yang negatif. Minuman beralkohol, pergaulan bebas, jam malam, dan sebagainya. Bukan kepuasan atau hiburan yang didapat, melainkan hanya aktivitas yang tak berarti.

Padatnya jam kerja

Gangguan jiwa mudah sekali mengenai seseorang yang memiliki jam kerja sangat padat. Terutama ketika para artis dituntut kejar tayang tanpa menyisakan jam istirahat yang cukup.

Banyak yang menguatkan dirinya dengan obat-obatan, diikuti dengan kecanduan, dan pengaruh kuat pada masalah mental. Mereka tidak memiliki waktu bagi diri sendiri untuk menyendiri dan menyepi.

Takut hilangnya popularitas

Popularitas adalah target utama artis bisa dikatakan sukses. Namun setelah mendapatkannya, lalu apa? Inilah kebingungan, ketidaktahuan, serta ketakutan yang luar biasa. Mengalami kekhawatiran berlebihan saat tidak bisa terus berada di puncak. Dan bergeser, tergantikan oleh pendatang baru yang lebih berprestasi. (LAF)

Baca juga: Penyebab Orang Gemar Pansos

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments