05

Memetik Manfaat Pillow Talk bagi Pernikahan

Banyak yang belum mengetahui apa itu pillow talk. Padahal manfaatnya banyak sekali. Terutama bagi pasangan yang sudah membina rumah tangga. Praktikkan dan nikmati sendiri hasilnya.

Pillow talk adalah obrolan yang berlangsung menjelang jam tidur. Bisa pula terjadi sebelum berhubungan intim. Obrolan dapat berkisar tentang apa saja. Namun biasanya seputar hal yang remeh temeh, bisa pula hal yang cukup berat kadarnya. Misalnya mengenai kegiatan masing-masing selama sehari penuh, membincangkan persoalan teman, hobi, tetangga samping rumah, rencana liburan, dan sebagainya.

Akan tetapi pillow talk perlu dibedakan dengan dirty talk.

Dirty talk lebih ke arah percakapan yang merangsang terjadinya hubungan seksual. Suasananya yang terbangun juga terkesan cukup sensual. Sangat berbeda dengan pillow talk yang sarat romantisme, saling berbagi, dan dipenuhi kasih satu sama lainnya.

Cara meluapkan emosi yang sehat

Manfaat pillow talk terasa sebagai sarana meluapkan emosi yang sehat. Satu sama lain berada dalam posisi terbaring, dan lebih rileks. Karenanya, obrolan pun dibawakan secara santai. Walau mungkin saja ada kandungan masalah pelik yang tetap harus dibahas. Sehingga langkah ini mengurangi pembawaan emosi yang meledak-ledak dalam mengutarakan sesuatu.

Baca juga: Teknik Meredam Emosi Diri

Lebih saling terbuka

Pasangan juga leluasa bercerita kepada satu sama lain. Menceritakan pengalaman masing-masing atau saling bertanya. Membuat lebih saling terbuka dan mengerek rasa percaya. Keduanya mengetahui apa yang terjadi, apa yang dirasa, dan apa yang dipikirkan oleh yang lain. Mengikis rahasia atau misteri yang mungkin selama ini terpendam, namun tak berani pula untuk menanyakan.

Meningkatkan rasa kasih sayang

Tentu saja kemudian diikuti rasa kasih sayang yang meningkat. Sebab oleh adanya kenikmatan dalam pembicaraan.

Pasangan merasa saling diperhatikan, didukung, dan mendapat atensi secara optimal. Berbeda bila obrolan terdistraksi oleh aktivitas lainnya. Contohnya saja, salah satu sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau melihat ponsel. Perhatian berkurang, bahkan bukan tidak mungkin mengundang curiga.

Menggalang rasa kepemilikan

Serta rasa kepemilikan yang semakin erat. Menghapus keterasingan yang mungkin sebelumnya terbentuk karena tidak adanya komunikasi intens. Sedang pillow talk malah menjadi wadah persatuan dan menyadarkan akan pentingnya harmoni dalam ikatan perkawinan. Tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menyatu dan berkolaborasi.

Ada teman berbagi

Hal lain yang akan sangat terasa adalah adanya teman berbagi. Bisa dipercaya seutuhnya. Teman bicara yang akan menjaga kerahasiaan dan harga diri masing-masing. Apalagi jika konten obrolan cenderung sangat pribadi. Mengungkapkannya jadi lega, plus tak ada rasa khawatir akan menyebar kemana-mana.

Tidur lebih berkualitas

Akibat terjadi obrolan ringan yang dibalut dalam suasana yang menenangkan, aktivitas selanjutnya, yakni tidur, jadi lebih berkualitas. Perasaan yang dibawa lebih ringan, stres pun terhindarkan. Terlebih ketika pillow talk bisa menghasilkan solusi atas masalah yang sedang diemban. Plus cara yang efektif menjauhkan pasangan dari pertengkaran. Bangun tidur diliputi perasaan yang riang. (LAF)

Baca juga: Menyelesaikan Konflik Tanpa Ribet

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments