28

Balasan Bagi Rekan Kantor yang Bossy

Rekan kerja yang bossy memang harus segera diatasi. Sifatnya akan terus menjadi gangguan nyata. Tapi jalankan dengan cara yang elegan dan tetap mengena. Mengakhiri relasi tak sehat tanpa harus saling menyakiti, apalagi bermusuhan satu sama lain.

Teman yang bossy sering tanpa disadari menganggap dirinya bos. Merasa lebih dari rekan-rekan sejawat. Padahal kedudukannya tak banyak berbeda, alias sama. Perintahnya layaknya suatu keharusan yang wajib dipatuhi. Gaya bicaranya sudah melebihi jajaran para direksi.

Selain itu, Anda akan bisa merasakan karakter bossy yang kurang bertanggung jawab. Mengalihkan pekerjaannya sendiri pada rekan yang lain. Sehingga menambah beban kian berat. Dia bebas dari pekerjaan tetapi tetap merasa telah banyak berjasa.

Baca juga: Tahan Banting di Samping Rekan Kerja Nyinyir

Sederet karakter demikian tidak hanya ada di perusahaan bonafide. Di lembaga-lembaga nirlaba atau sukarelawan, sifat bossy juga banyak ditemui. Alhasil mereka yang tak mau sadar diri, akan menjadi musuh bersama rekan-rekan di kantor.

Tetap fokus dan tunjukkan kelebihan Anda

Cara menghadapi rekan bossy yang pertama adalah tetap fokus pada pekerjaan. Abaikan perintah atau omelan darinya. Di sisi lain, tunjukkan Anda bisa lebih darinya. Misalnya meraih prestasi yang membanggakan atau mencapai target pekerjaan lebih banyak dari rencana awal.

Cara ini merupakan balasan tanpa langsung yang bisa menggugah rasa segannya pada Anda.

Lantas dengan sendirinya, tidak seenaknya lagi menunjukkan sikap arogansi ala bos tertinggi. Bila dia tetap pada sikapnya, teruskan pula sikap Anda. Siapa tahu menabung prestasi justru akan menempatkan Anda pada posisi yang lebih tinggi darinya. Siap-siap saja menerima balik perintah nyata dari Anda.

Bedakan memerintah dan minta tolong

Bedakan antara memerintah dan minta tolong. Walau perintah dikemas diawali dengan kata tolong. Jadi Anda tidak ragu mengambil sikap yang tepat. Mengulurkan tangan ketika teman berada dalam kesulitan yang sebenarnya. Namun abaikan saja bila memang itu perintah yang mengada-ada. Balasan untuk membuatnya tersadar untuk tidak bersikap semena-mena pada rekan yang lain.

Beritahu langsung

Karena tidak bisa didiamkan terus menerus, maka Anda harus memberitahunya. Lakukan di saat yang tepat dan dalam bahasa yang friendly.

Hindari menegur di depan umum, sebab rentan membuatnya marah dan persoalan jadi tak terselesaikan.

Lakukan saja apabila ada kesempatan berdua dan sedang santai. Kemungkinan besar teman akan lebih menerima dan mau mendengar nasihat dari Anda.

Baca juga: Ketika Rekan Kerja Tak Bisa Diajak Kompak

Adukan pada atasan

Adukan saja pada atasan jika sikap bossy sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Pusatkan pada sikapnya yang tidak menyenangkan berikut berbagai contoh nyatanya. Tetapi tetap serahkan segala keputusan akhir pada atasan. Paling tidak atasan sudah mengetahui dan bisa memberikan jalan keluar terbaik.

Balas dendam beramai-ramai

Tidak ada salahnya membalas dendam beramai-ramai. Namun dalam koridor yang aman dan tidak menyalahi aturan. Seperti bersama-sama mengabaikan teman unik tersebut dan membatasi komunikasi. Membuatnya merasa hanya hadir bak angin semilir. Hingga tersadar dan mengakui bahwa dirinya sejajar. Tidak ada bedanya dengan yang lain. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments