25

Pro Kontra Susu Ibu Hamil

Susu khusus ibu hamil sudah lama dikenal. Tapi hingga kini banyak yang pro dan kontra. Banyak yang menganjurkan, banyak pula yang menentang. Namun apa sebenarnya susu ibu hamil itu?

Susu ibu hamil sendiri berbahan dasar layaknya susu sapi pada umumnya. Pelengkap yang disarankan untuk diminum selama ibu menjalani proses kehamilan. Hanya saja kerap diklaim mengandung zat-zat nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh perkembangan janin. Sehingga seolah-olah wajib diminum.

Para pakar laktasi pernah menyebutkan, bahwa susu ibu hamil hanya ada di Indonesia. Tidak berbeda jauh dengan susu biasa, hanya saja diberi merk khusus. Seperti halnya susu formula untuk bayi. Sampai sekarang pun, perdebatan tentang manfaatnya bagi janin masih terjadi. Seperti baik bagi perkembangan otak bayi, sehingga nanti melahirkan anak yang cerdas.

Baca juga: Stimulasi Kecerdasan Anak Sejak Dalam Kandungan

Untuk itu, minum atau tidak dikembalikan lagi pada ibu hamil masing-masing. Jangan terlalu fanatik percaya atau sebaliknya, sangat antipati.

Susu ibu hamil biasanya sangat dianjurkan bagi ibu hamil yang sangat kekurangan gizi dan berat badannya tidak naik signifikan.

Tentu kondisi tersebut berbahaya, sehingga susu ibu hamil berfungsi sebagai penambah asupan nutrisi. Walau tetap tak perlu dinomorsatukan. Ibu hamil malah perlu mengutamakan kandungan gizi dari sumber makanan lain yang tak perlu lagi diragukan efeknya bagi kesehatan.

Kandungan

Setidaknya susu ibu hamil mengandung kalori, protein, kalsium, zat besi, asam folat, dan berbagai vitamin lain. Selain itu, susu ibu hamil dikenal adanya fortifikasi, yaitu berupa penambahan ekstra kalsium.

Manfaat

Karena pro kontra terus menyelimuti kehadiran susu ibu hamil ini, manfaatnya pun ikut dalam ranah abu-abu. Menganggap tak berbeda dengan pelengkap makanan biasa.

Namun dari beberapa penelitian, ibu hamil yang rajin minum susu, kelak anaknya tumbuh lebih tinggi, lebih sehat, dan lebih tahan dari serangan diabetes. Selama hamil pun, risiko mual atau pusing lebih bisa diantisipasi.

Baca juga: Mitos Kehamilan yang Merugikan

Yang dianjurkan

Kenali jenis susu yang boleh diminum. Yakni yang telah mengalami proses pasteurisasi. Lihat dalam kemasan jika Anda ingin memastikan.

Dan hindari mengonsumsi susu mentah tanpa ada proses pengolahan apapun.

Seperti susu sapi murni yang baru diperah. Ada banyak bakteri maupun kuman yang kemungkinan masih tertinggal dan bisa membahayakan kandungan.

Tak perlu jika 

Tak mengapa jika seorang ibu hamil memutuskan tak minum susu khusus ini. Tidak ada ikatan sama sekali. Akan tetapi tetap perhatikan pola konsumsi makanan dan cairan sesuai petunjuk yang benar. Susu ibu hamil juga tidak dibutuhkan bagi mereka yang selama proses kehamilan tidak memiliki masalah pada kesehatan.

Bisa beralih pada susu lain

Jika masih bimbang akan efektivitas susu, sedang pilihan Anda juga masih ragu akan susu ibu hamil, alihkan pada alternatif yang lain. Misalnya susu nabati yang bisa berasal dari berbagai bahan pangan organik. Sebut saja susu kedelai, susu almond, dan sebagainya. Juga menjadi jawaban praktis bagi Anda yang alergi dengan susu sapi. (LAF)

Baca juga: Aneka Susu Nabati yang Sarat Manfaat

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments