Soto-Santan-Khas-Tangerang

Asyiknya Wisata Kuliner di Pasar Lama Malam Tangerang

Sudah punya rencana malam minggu ini? Marilah jalan-jalan ke Pasar Lama yang terletak di Jalan Kisamaun, Tangerang. Suasananya meriah dan banyak sekali jajanan di kiri kanan jalan. Baik berupa tenda, ruko, hingga gerobak. Dijamin lidah Anda akan menari-nari bahagia di sana.

Selain memuaskan lidah, Anda juga bisa mengintip sedikit budaya Tangerang. Karena pasar tradisional tertua di Tangerang ini disebut-sebut sebagai cikal bakal Kota Tangerang. Di sini pula terdapat Kelenteng Boen Tek Bio, kelenteng tertua di Tangerang yang dibangun pada pertengahan abad ke-16.

Di Pasar Lama Anda akan menemukan aneka jenis kuliner yang menjadi ciri khas kota Tangerang. Beberapa jajanan bahkan tidak dijual di tempat lain, dan hanya ada di sini pada malam hari. Aneka jajanan tersebut berjejer di sepanjang sisi Jalan Kisamaun.

Bubur dan Mie Kepiting Hokie

Penggemar kepiting jangan lewatkan bubur kepiting ini. Buburnya dimasak langsung bersama kaldu kepiting ketika dipesan. Kepitingnya menggunakan kepiting yang masih hidup. Hasilnya, rasa yang merdu di lidah.

Bubur kepiting

Bubur yang lembut dengan kepadatan pas, suwiran daging kepiting, taburan caipo (lobak manis), cakue, baso udang yang dicampur wortel, dan lembaran daun selada, menghasilkan suapan demi suapan yang menakjubkan. Apalagi ketika daging capit kepiting dicocol di saus hokie yang asam pedas, wah, dijamin Anda ingin datang lagi dan lagi. Harga Rp 32 ribu per porsi sangat sepadan dengan rasanya.

Mie kepiting

Selain bubur, Anda bisa memesan mi kepiting. “Mi-nya kami buat sendiri tanpa air abu, sehingga aman untuk yang suka kembung setelah makan mi,” ujar Rakhmat yang mengambil alih kedai ayahnya ini sejak tiga tahun lalu.

Soto Santan Khas Tangerang

Penggemar soto, sayang bila melewatkan kedai yang berada di ruko Jalan Kisamaun ini. Soto yang ditawarkan adalah sapi, ayam, sate kuah, dendeng gulai sapi. Anda bisa memilih disajikan bersama kuah bening atau santan.

Dendeng sapi

 

Kuah santan

Daging dan kuah disajikan dalam mangkuk terpisah. Kuah santannya segar dan kaya bumbu, sehingga tidak eneg. Berpadu pas dengan dendeng gulai sapi yang manis dengan rasa ketumbar yang menonjol. Untuk seporsi soto Anda cukup mengeluarkan uang Rp 22 ribu -25 ribu.

Es Duren Mang Entus

Tak jauh dari Jalan Kisamaun, tepatnya di Jalan Kalipasir, terdapat kedai es duren. Namun jangan bayangkan es krim rasa durian, karena yang akan Anda dapatkan adalah daging durian dingin. Ya, daging duriannya begitu kental, bahkan Anda masih bisa merasakan serat dagingnya pada setiap suapan. Harga segelas es duren ini hanya Rp 15 ribu.

Tenda Dua Cobra

Bagi Anda yang menyukai tantangan dalam dunia kuliner, bisa mencoba makanan dari daging ular cobra dan biawak. Bukan hanya dagingnya, ular-ular tersebut dibawa dalam keadaan hidup, tentu saja beserta kandangnya.

Ada berbagai olahan daging ular cobra dan biawak yang ditawarkan. Anda bisa mencoba sate, sop, abon, daging goreng. Bahkan Anda bisa membawa pulang minyak dan salep ular.

Jajanan Lain

 

 

 

 

Masih banyak jajanan lain yang bisa Anda cicipi di sini. Itulah beberapa di antaranya. (YBI)

 

Foto: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments