03

Jenis-Jenis Lantai Kayu Untuk Rumah Anda

Lantai kayu telah lama menjadi bagian interior rumah. Sayangnya, jenis-jenisnya belum banyak yang bisa membedakan. Kenali dan jangan salah pilih. Apalagi teruntuk Anda yang berencana menggunakan lantai kayu di dalam rumah.

Lantai kayu memiliki istilah lain. Yakni parket atau parket flooring. Berasal dari kata parqueterie, bahasa Perancis. Lantai yang telah ada sejak tahun 1600. Merupakan kumpulan dari keping-keping kayu yang sudah dipres, atau lewat tahapan lain, hingga berbentuk potongan dan papan, dan siap dipasang sebagai lantai. Layaknya keramik atau ubin.

Warna yang dihasilkan umumnya cokelat kehitaman, cokelat tua, dan cokelat muda. Terkadang saat telah selesai dipasang, parket bisa menampilkan paduan warna serta corak yang apik. Di samping tidak banyak membutuhkan perawatan yang rumit.

Namun tetap ada kelemahannya. Lantai kayu terkenal lebih licin dibanding lantai berbahan keramik. Juga rentan menimbulkan bunyi saat terjadi gesekan pada bagian permukaan. Saat terjadi kerusakan di sudut tertentu, perbaikan agak sulit dilakukan. Sebab harus dibongkar seluruhnya. Menjadi pertimbangan mendalam bagi peminat lantai kayu ini.

Unfinished hardwood floor

Unfinished hardwood floor ini sebenarnya adalah jenis kayu solid yang belum selesai. Di mana membebaskan Anda untuk menyusun potongan dan memberikan warna sesuai selera. Terkadang lantai kayu masih terasa kasar dan berbentuk tidak beraturan.

Potongan atau papan yang telah tersedia perlu dipasang secara paten pada bagian lantai. Begitu selesai, akan ditambahkan beberapa lapisan pelindung. Baru pada tahap akhir pemberian warna buatan. Lantai kayu jenis ini sangat cocok untuk menambah kehangatan di dapur.

Finished hardwood floor

Berbeda dengan yang sebelumnya, finished hardwood floor telah mengalami proses yang cukup panjang. Konsumen lebih dimudahkan dengan menerima kayu yang telah halus, telah diampelas, dan disegel dari pabrik. Proses pemasangan tak lagi terlalu panjang. Sangat cocok untuk Anda yang ingin segera menyelesaikan urusan perlantaian tanpa harus berlarut-larut.

Lantai kayu solid

Ada lagi yang bernama lantai kayu solid. Berasal dari jenis kayu asli, yang telah diampelas dan disuling berulang kali. Memiliki ketebalan antara 5/8-3/4 inci. Biasanya dijual dalam kemasan papan memanjang. Sayangnya punya kekurangan. Lantai kayu solid kurang tahan banting terhadap kelembapan. Karenanya sangat disarankan tidak dipasang di ruang bawah tanah atau daerah berkelembapan tinggi.

Lantai kayu laminate

Sama halnya dengan lantai kayu solid, jenis lantai kayu laminate juga tidak awet untuk kelembapan udara yang tinggi. Ia terbuat dari serbuk-serbuk kayu yang dipadatkan melalui suhu tinggi. Hingga akhirnya memiliki permukaan yang keras dan siap menjadi alas permukaan lantai.

Lantai kayu engineered

Terakhir adalah lantai kayu engineered. Dibuat dari kayu asli. Uniknya, dari lapisan kayu asli ini, pemasangan dibuat berlapis-lapis. Tidak hanya selapis atau satu papan saja. Tepatnya lantai kayu engineered direkatkan dengan beberapa lapisan kayu di bawahnya. Tujuannya agar lantai kayu bisa berumur panjang dan daya tahan yang lebih kebal terhadap segala tantangan. Jadi tak masalah lagi akan dipasang di manapun. (LAF)

Baca juga: Membuat Lantai Kayu Tetap Cantik

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments