09

Cara agar Bos Baru Sukses Memimpin

Menjadi seorang bos baru bukan perkara mudah. Posisi puncak yang harus membawahi banyak orang, berikut disertai tanggung jawab besar. Namun jangan pesimis. Ternyata bos baru juga memiliki cara rahasia agar sukses memimpin.

Apalagi ia datang sebagai pribadi yang baru dikenal. Bukan kalangan internal yang selama ini sudah akrab dengan para bawahan. Atau menjadi atasan yang berasal dari satu perusahaan tetap saja terasa sulit. Ada beban besar yang dilimpahkan padanya. Sembari mengarahkan berbagai macam karakter untuk bersatu.

Sehingga hari-hari pertama sangat menentukan. Bos baru harus menampilkan diri sebaik mungkin. Juga merebut hati mereka yang berposisi di bawahnya. Setidaknya sejak awal sudah memiliki reputasi baik, yang tidak akan membuatnya diragukan.

Jangan lupa, tuntaskan segala masalah maupun kebutuhan yang masih tertanggung. Jadi begitu menjalankan tugas baru, Anda bisa fokus sepenuhnya. Bos baru dengan gebrakan baru yang ditunggu-tunggu.

Mengenali pribadi dan lingkungan kerja

Jangan berdiam diri saat sudah menerima posisi. Segera aktif untuk mencari tahu lebih dalam. Mengenai segala seluk beluk pekerjaan, riwayat perusahaan, sejarah konflik dan solusi, serta kepribadian para karyawan. Termasuk siapa saja pihak yang menduduki posisi penting atau yang kerap berkolaborasi.

Hal ini sangat penting guna mengusir rasa keterasingan terhadap lingkungan kerja. Minimal akan sangat membantu memetakan akar masalah yang ada, jika ditemukan. Plus mengetahui bagaimana budaya kerja yang dominan. Langkah ini juga sebagai bahan penyusunan strategi pendekatan ke personal yang ampuh.

Adaptasi dan menyelami

Coba leburkan diri untuk mengenali lebih dekat lagi. Berinteraksi dengan adaptasi yang sudah berjalan. Menyelami setiap kejadian yang terasa dan terjadi. Cara efektif untuk menjalin kehangatan dan perlahan meminta para karyawan mau diajak kerja sama.

Dibandingkan langsung menonjolkan ego dan tak mau memahami sama sekali kultur internal. Atau justru memaksa mereka langsung mengikuti keinginan pribadi. Gebrakan revolusioner yang tidak terjamin keberhasilannya.

Pandai mengelola emosi

Pemimpin sukses memainkan perannya karena didukung salah satu faktor psikologi, yakni disukai tabiatnya. Akibat pandai mengelola emosi. Baik dalam rutinitas keseharian, menghadapi problem yang mendadak datang, juga pada karyawan yang kerap membuat ulah. Semuanya ditangani dengan kepala dingin, sabar, dan bijak. Keputusan guna menyelesaikan masalah dipikirkan secara masak dan berlandaskan asas kepentingan bersama.

Menawarkan yang lebih baik

Bos baru juga sukses memimpin karena menawarkan yang lebih baik. Misalnya metode kerja, aturan yang lebih manusiawi dan menjawab kebutuhan, kenaikan gaji yang lebih pasti, kenaikan posisi secara berkala, dan sebagainya. Tawaran yang bisa dirasakan manfaatnya bersama dan berskala panjang bagi masa depan perusahaan.

Konsisten dan bertanggung jawab

Konsisten dan tanggung jawab adalah rahasia lain dari seorang bos baru sukses memimpin. Dua sikap yang tidak bisa dienyahkan selama ia memegang posisi tersebut. Berani mengambil risiko dan memasang badan di depan. Tidak menempatkan karyawan sebagai satu-satunya sumber kesalahan. Kelak saat tidak menjabat lagi, ia akan tetap disegani dan terus dinanti. (LAF)

Baca juga: Siapkan Karakter untuk Jadi Bos

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments