30

Etika Saat Di Pesawat Yang Penting Diketahui

Penumpang yang tahu dan sadar tentang aturan tentu menguntungkan, termasuk etika ketika di pesawat. Mendatangkan kenyamanan terbang bersama-sama. Yuk mulai dari diri sendiri, tanpa perlu menunggu sopan santun dari yang lain.

Terutama aturan-aturan yang berhubungan dengan keselamatan. Bila dilanggar bisa menimbulkan efek fatal dan berkepanjangan. Menimpa orang lain, termasuk diri sendiri. Sedang pertolongan tercepat hanya bisa diupayakan oleh para penghuni pesawat.

Hindari pula perilaku-perilaku negatif, meski tergolong ringan. Paling tidak hindari perilaku yang menimbulkan ketidaknyamanan. Juga yang merepotkan petugas awak pesawat. Jadi, jangan sekali-kali melakukannya. Walau dalam rangka iseng dan bercanda. Jika sudah kelewat batas, hukuman pidana ancamannya. Karena itu, ikuti terus aturan main yang berlaku dengan berperilaku sehat sejak awal.

Duduk sesuai tiket

Sangat penting untuk duduk sesuai tiket. Dan juga kelasnya. Saat Anda salah mengambil kursi, antrian duduk akan memanjang, dan merepotkan banyak orang. Berhubungan pula dengan penempatan bagasi di dalam kabin. Bagasi yang terletak di atas kursi sedianya untuk penumpang kursi tersebut. Kursi yang tidak beraturan akan membuat penempatan barang jadi berantakan. Pramugari juga mesti kerepotan merapikan dan mengatur kembali.

Wajib mengindahkan aturan

Indahkan setiap peraturan yang telah diwajibkan. Khususnya keharusan mematikan semua peranti elektronik. Begitu mendekati waktu terbang dan turun, penumpang harus menegakkan sandaran, memakai ikat pinggang, dan membuka penutup jendela.

Jelas dilarang merokok selama berada di dalamnya. Apalagi membawa barang terlarang, seperti narkoba. Bawa barang sebatas yang diperbolehkan masuk dalam kabin. Selebihnya titipkan ke bagasi saat chek in. Serta patuhi aturan jika maskapai menyebutkan Anda tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman dari luar.

Hormati hak penumpang lain

Berperilaku sehat sangat tampak dari pemenuhan hak-hak orang lain. Mulai dari menjaga kebersihan diri, tidak meninggalkan sampah, dan memakai toilet tanpa tanggung jawab. Keluarkan suara secukupnya. Semuanya berhak merasakan ketenangan dan keheningan. Terutama saat sudah memasuki waktu istirahat, misalnya malam hari atau sedang dalam kondisi sakit.

Hormati pula awak pesawat

Ada pramugari memang untuk membantu. Tapi jangan sampai menyusahkan dan merepotkan. Mereka juga memiliki sederet tugas berat yang harus dilakukan sesempurna mungkin. Sedikit kesalahan akan membawa konsekuensi berat bagi kariernya. Mereka juga dituntut memprioritaskan kepentingan dan keselamatan penumpang. Oleh sebab itu, hormati posisinya dengan sebaik-baiknya.   

Berikan toleransi

Adakalanya pula harus mengalah sejenak. Menyampaikan rasa toleransi pada kebutuhan penumpang yang berbeda-beda. Seperti pindah kursi akibat kursi di dekat jendela darurat ditempati oleh anak kecil. Atau tidak protes ketika mendapati bayi yang terus menerus menangis. Anda juga bisa memberikan bantuan pada mereka yang sepenuhnya belum mengerti penggunaan sabuk pengaman, dan lain sebagainya.

Tidak melanggar hukum

Terakhir, perilaku sehat berarti tidak berlawanan hukum. Perilaku yang dianggap akan membahayakan selama penerbangan berlangsung. Membawa senjata tajam, menyelundupkan narkoba, merokok di toilet, pelecehan seksual, bertindak asusila, membawa pulang alat-alat bantuan keselamatan, dan banyak kasus terkategori pidana. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments