12

Usaha Lepas Dari Utang Kartu Kredit

Layaknya uang koin, kartu kredit juga punya dua sisi. Mempermudah pembayaran, tapi juga menjerat orang untuk berutang. Saat sudah menumpuk, tidak mudah lepas dari lilitannya. Namun jangan menyerah. Tetap ada usaha untuk merdeka.

Karena sudah jelas, berada dalam lubang utang kartu kredit sungguh tak nyaman. Utang yang awalnya tak seberapa, menjadi berlipat ganda. Nyata terasa oleh efek samping bunga tiap bulan dan denda akibat keterlambatan pembayaran.

Sehingga nominal akhir kerap membuat susah pemilik kartu untuk melunasi. Ingin mengawali saja sudah membuat ngeri. Akan tetapi, tetap saja utang ini harus segera diselesaikan. Mengingat tekanan bunga, pihak bank yang mulai bertanya, atau rawan didatangi debt collector. Hutang kartu kredit juga riskan memberikan pengaruh buruk pada finansial Anda dan keluarga. Ingin merencanakan aneka agenda terganggu oleh bayang-bayang utang yang tak kunjung selesai.

Berhenti sementara

Hentikan sementara pemakaian kartu kredit. Jangan gesek lagi agar saldo utang tak terus membengkak. Apalagi jika kartu kredit Anda lebih dari satu dan semuanya memiliki riwayat utang.

Bayar barang yang dibeli dengan memakai kartu debet atau uang tunai. Tindakan penghentian perlu dilakukan sejauh utang telah berkurang drastis, berada di ambang kewajaran yang memungkinkan finansial lebih sehat, atau menunggu hingga semua utang terhapuskan.

Cicil perlahan

Jawaban yang tepat saat Anda tak bisa langsung membayar lunas adalah dengan mengangsur. Sayangnya terkadang langkah ini juga tidak mudah dimulai. Sehubungan dengan nilai bunga.

Pilih yang sekiranya paling mungkin dan mudah dimulai. Misalnya, segera menutup utang di kartu kredit yang memiliki bunga besar. Dapat pula menutup utang yang berbunga rendah, sehingga kemudian bisa fokus pada utang di kartu kredit berbunga tinggi.

Berutang tanpa bunga

Berutang untuk menutup utang, mirip dengan gali lubang tutup lubang. Dilema yang kadang tak bisa dihindari, namun lebih berpeluang dilakukan. Terutama meminjam uang ke saudara dan teman yang tidak mengenakan bunga. Jadi setelah lepas dari utang bank, Anda bisa menyehatkan kembali keuangan sembari mengembalikan pinjaman lunak dari saudara.

Jual aset

Cara lain yang bisa diupayakan ialah menjual aset. Hasilnya bisa langsung Anda serahkan untuk menutup beban utang. Cara di mana, di sisi lain, harus membuat Anda kehilangan barang berharga. Tapi di sisi lain juga membantu Anda bebas dari utang plus tekanannya.

Pemasukan tambahan

Coba temukan pemasukan tambahan. Walau angka yang diperoleh tidak sebesar dari pekerjaan utama. Minimal dapat menyokong dan efektif memberikan uluran tangan guna menyelesaikan persoalan utang kartu kredit. Meski langkahnya perlahan, tetapi lebih baik dibanding tidak ada dukungan materi sama sekali.

Negosiasi bank

Tak perlu ragu mendatangi pihak bank penerbit kartu kredit jika memang kondisi Anda tidak memungkinkan untuk melunasi. Sedang tagihan, teguran, dan sanksi tiada hentinya diterima. Minimal dengan negosiasi, Anda akan menemukan bantuan dan solusi. Berbeda halnya dengan diam saja, apalagi mangkir tanpa kabar. Tidak menyelesaikan masalah, hanya mengendap, dan kelak pasti melilit lagi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments