09

Perawatan Dasar Pasca Melahirkan

Melahirkan normal atau lewat operasi caesar, perawatan sangat penting dilakukan. Guna menjaga kesehatan fisik dan mental. Di samping mengupayakan nilai-nilai estetika terpenuhi.

Sebab bukan rahasia lagi, pasca melahirkan banyak perubahan terjadi. Pada bentuk tubuh misalnya, pembengkakan dialami pada sebagian atau hampir menyeluruh di sekujur badan. Otomatis tampak gemuk dan berbeda jauh dari sebelum masa kehamilan. Terkadang garis-garis cokelat masih menghias lingkar perut dan kaki. Makin menurunkan kepercayaan diri.

Perubahan drastis juga kerap terlihat dari sikap. Berkaitan dengan emosi yang terpengaruh faktor internal atau eksternal. Rawan muncul dari olok-olok atau gurauan dari orang lain.

Akibatnya, perempuan setelah melahirkan dapat menghadapi masalah yang kompleks. Padahal kesehatan yang fit dan kesiapannya sebagai ibu baru sudah amat dinanti oleh bayi. Maka, perawatan dasar yang aman dan benar akan membantu mereka melewati masa-masa sulit tersebut.

Istirahat cukup

Ibu baru sangat membutuhkan istirahat lebih banyak dari biasanya. Khususnya saat bayi tertidur, ibu perlu merasa rileks dan menikmati waktu sesuai seleranya. Tidak terbebani tugas tertentu, di mana tidak menyisakan waktu istirahat sama sekali. Alihkan pekerjaan pada orang lain. Sekaligus meminimalisir rasa capek, letih berkepanjangan, dan stres.

Kondisi vagina dan luka operasi

Perawatan juga mencakup pada kondisi vagina bagi yang melahirkan normal. Ikuti saran dokter agar luka jahit tidak menganga. Seperti tidak terlalu mengejan kuat saat buang air besar.

Pada luka operasi caesar, sebisa mungkin hindari tertawa terlalu kencang hingga mengguncang perut, serta waspada saat bersin dan batuk. Jaga selalu luka tetap kering dan bersih.

Sehubungan dengan menu makan dan berat badan

Kebutuhan nutrisi ibu baru melahirkan naik cukup signifikan. Apalagi ditambah mudah lapar, yang berkaitan dengan kegiatan menyusui, lantas mau tidak mau makan lebih sering.

Turuti saja jika tubuh merasa lapar. Jangan tunda karena takut gemuk. Para ibu bisa mengakali dengan mengasup makanan yang bergizi. Kaya serat dan vitamin. Bukan berlemak tinggi dan berkolesterol jahat yang memberi efek jahat pada tubuh.

Tetap gerakkan badan

Jika sekiranya cukup pulih, mulai aktifkan badan dengan berolahraga ringan. Misalnya dengan mengajak bayi keluar sambil berjalan-jalan pagi. Minimal dengan olahraga ringan, tubuh terasa ringan dan mengusir kebosanan. Riang di badan, bermanfaat di dalam pikiran.

Jika menempuh metode tradisional

Metode tradisional juga menyediakan berbagai rangkaian perawatan. Di antaranya menggunakan korset, minum jamu, lulur, dan sebagainya. Boleh saja semuanya dijalani. Namun konsultasikan dengan dokter kandungan Anda. Sebab ada beberapa rangkaian yang justru dapat memperburuk kondisi pasca melahirkan dan kesehatan bayi. Khususnya saat melahirkan ada kasus komplikasi tertentu.

Merawat emosi

Pada dasarnya, ibu baru melahirkan mengalami emosi yang berubah-ubah sangat wajar. Terkait dengan perubahan beberapa hormon dan perlakuan dari orang-orang sekitarnya. Banyak yang menyebutnya dengan baby blues.

Saat sudah pada tahap parah, dampaknya bisa fatal. Kenali tanda-tandanya. Dan jangan ragu mengajak mereka berbicara serta mencari jalan keluar bersama. Termasuk pergi menemui pihak yang lebih ahli. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments