30

Tak Asal Membuat Video Prank

Tontonan yang bertema gurauan sedang tenar. Terkenal memberi kejutan tapi kerap dikemas penuh kejahilan dan kepura-puraan. Disebut pula dengan video prank. Namun jangan asal bercanda. Minimal ketahui rambu-rambunya sebelum beraksi. Guna menghindari dampak yang tidak diinginkan.

Apalagi saat diunggah, penonton bisa datang dari mana saja. Angkanya bisa mencapai jutaan. Tidak terbatas umur dan latar belakang. Mereka yang kurang bisa menyaring, tentu rawan dengan dampaknya. Sedangkan yang merasa tersinggung bisa melontarkan kritik pedas dan gugatan.

Sudah banyak pembuat video prank yang kena teguran. Dinilai tidak layak menayangkan tontonan pada publik. Terutama kekhawatiran akan ditiru oleh anak-anak. Walau dimaksudkan bercanda saja. Selera pembuat belum tentu sesuai dengan harapan penonton.

Karena itu, jangan abaikan adab dan sopan santun. Gurauan yang kelewat batas sama saja dengan mengundang bahaya bagi diri sendiri. Penonton lari sedang Anda terus menerima bullied. Etika tetap harus dijunjung tinggi. Terlebih untuk Anda yang sengaja berprofesi sebagai YouTubers dan dikenal sebagai ahli pembuat video prank.

Menghibur tapi santun

Kejar jumlah penonton dengan hiburan yang bermutu. Santun pada yang tertuju, juga santun pada mereka yang menunggu. Jangan hanya ingin mengejar jumlah penonton dan menjadi terlaris ditonton, lantas tidak menghiraukan kesopanan dalam berinteraksi.

Korban sasaran dalam video berhak menerima perlakuan pantas. Meski pura-pura ditipu dan dijahili. Hindari sedini mungkin penipuan ini tidak menimbulkan kerugian. Seperti pelecehan dalam tingkat paling ringan. Jaga kata-kata dan perhatikan norma yang dipegang bersama.

Ketahui kondisi target

Penting pula untuk mengetahui target dalam video. Siapa dia, mereka, bagaimana karakternya, juga latar belakangnya. Apakah ada kondisi tertentu yang perlu dijauhi. Misalnya riwayat kesehatan sejenis penyakit jantung yang rawan dengan kejutan mendadak. Atau emosi labil yang gampang terpicu oleh rasa sensitif yang sengaja ingin ditonjolkan dalam video, dan lain sebagainya. Jadi, menipu dalam rangka bercanda boleh saja, asal pastikan setelahnya dia tetap baik, sehat, dan ikut terhibur.

Tidak menimbulkan bahaya

Beberapa negara saat ini sedang meninjau penegakan aturan sehubungan dengan pembuatan video prank. Yang mana telah banyak merenggut nyawa. Awalnya diniatkan sebagai iseng, tetapi akhirnya berujung tragedi. Ancamannya pidana hingga bertahun-tahun lamanya plus denda yang terhitung besar. Jadi, jika tak ingin bersinggungan, rancang isinya seaman mungkin dari awal.

Tidak mempermalukan

Serta hindari aksi mempermalukan. Menjatuhkan nama baik, reputasi, membodoh-bodohkan, penuh kritikan tajam tanpa alasan, hingga membawa-bawa urusan privat yang bersifat tidak senonoh. Jika sekiranya yang tertuju tidak berkenan atau sakit hati, bukan tidak mungkin Anda akan diadukan dengan berbagai pasal. Hiburan pun berubah jadi bumerang bagi diri sendiri.  

Tetap bermakna

Dan jangan lupakan posisi penonton. Mereka layak mendapat hiburan yang bermakna. Utamanya yang meninggalkan pesan mendalam akan banyak hal. Misalnya kemanusiaan, toleransi, kerendahan hati, sumbangsih pada negeri, kritik yang membangun, serta masih banyak lagi. Memanfaatkan tema gurauan untuk menyampaikan sesuatu yang bermakna. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments