28

Pengasuh Nyaman, Liburan pun Tenang

Banyak keluarga yang mengajak serta pengasuh anaknya ikut berlibur. Dengan dilatari berbagai alasan. Namun jangan abaikan kebutuhannya agar dia tetap nyaman dan menikmati. Sehingga liburan meninggalkan kesan yang menyenangkan dan makin semangat bekerja lagi.

Sebab bagaimanapun pengasuh anak seringkali datang dari luar anggota keluarga. Kerap teriring perasaan segan dan malu. Atau justru tidak bisa merasakan liburan yang sebenarnya, akibat pekerjaan mengasuh anak tiada hentinya.

Apalagi mungkin kondisi di tempat wisata kurang menguntungkan baginya. Misalnya terkait cuaca, musim, dan fasilitas. Belum lagi liburan telah diputuskan terjadwal hingga berhari-hari lamanya. Kondisi tersebut sama halnya dengan berpindah tempat kerja saja, sedang bebannya mungkin malah bisa berlipat-lipat. Pengasuh mesti mengutamakan kebutuhan anak yang diasuh dan kepuasan liburan orang tuanya. Akan kurang menguntungkan bagi semua pihak jika ia menjadi sakit.

Karenanya, ulurkan tangan untuk menyiapkan segala keperluannya. Khususnya bagi Anda yang memiliki pengasuh anak yang selama ini jarang berlibur. Sementara menyediakan waktunya berlibur sendiri tidak kunjung ketemu dengan agenda kerja Anda. Maka, momen mengajaknya liburan bersama sudah tepat adanya.

Bantu melengkapi kebutuhannya

Bantu pengasuh anak melengkapi kebutuhannya. Jika destinasinya ke luar negeri, Anda bisa mempersiapkan kelancaran surat-surat resmi dan baju yang sesuai musim. Tanyakan padanya tentang keberadaan alergi atau riwayat kesehatan. Pinta padanya untuk membawa bekal makanan andai dia memang tidak bisa mengonsumsi menu tertentu. Serta jelaskan perihal itinerary selama wisata.

Ada kepastian jam istirahat

Ada kepastian jam istirahat. Bahkan kalau memungkinkan, lebih lama dari hari-hari biasanya. Tujuannya bukan sekadar untuk memberinya jam tidur lebih. Melainkan juga mengejar adaptasinya pada lingkungan baru.

Dengan sejenak menyendiri, ia akan mencoba mencerna dan mengenali tempat tinggal sementaranya. Lalu bersiap kembali menangani buah hati Anda. Setelah jetlag dan perjalanan panjang, contohnya.

Pembagian jam kerja dan berlibur

Selain jam istirahat, pembagian waktu untuk hal lain juga penting dibicarakan. Sampaikan pada pengasuh berapa lama dalam sehari ia wajib menemani anak, dan sisanya bisa digunakan sesuai seleranya. Anda bisa mengambil alih tugas jaga anak.

Jika dia tidak berkenan, mungkin karena takut ditinggal sendiri di hotel, maka diskusikan. Ada titik temu dan terpenting, ia selalu nyaman selama liburan berlangsung.

Fasilitas untuknya di sana

Tentu saja pengasuh memerlukan fasilitas sebagaimana wisatawan pada umumnya. Kamar penginapan, makanan, transportasi, kelayakan sanitasi, uang jajan, dan lain sebagainya. Ada baiknya untuk mengajaknya tinggal di hotel yang sama, meski kamarnya tersendiri atau harus sekamar dengan anak Anda.

Bila perlu, berikan fasilitas yang terhitung mewah. Misalnya layanan spa. Liburan, biarpun hanya sejenak, tetapi jadi sangat berarti bagi mereka.

Ajak dia berbaur

Karena bersama-sama, sebaiknya ajak dia berbaur. Bukan membuat dia merasa tersisih dan tak kenal dengan anggota keluarga. Nikmati kebersamaan sebagaimana niat Anda mengajaknya pergi liburan. Saling bergantian menjaga anak hingga mengabadikan momen. Dalam balutan kehangatan dan keceriaan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments