05

Varian Alat Kontrasepsi Yang Bisa Dipilih

Alat kontrasepsi adalah jawaban tepat bagi yang ingin menunda kehamilan. Ada berbagai pilihan yang bisa dipakai. Sesuaikan dengan saran dokter dan riwayat kesehatan Anda pribadi.

Pasalnya, salah memilih bisa menimbulkan efek samping berbahaya. Perubahan hormon yang tidak wajar, misalnya. Lantas merangsang penyakit bersemayam dalam tubuh. Pengguna juga mesti memerhatikan aturan yang tak boleh dilanggar. Mengabaikan sama saja dengan menciptakan peluang sakit bagi diri sendiri.

Pilih yang nyaman. Namun segera ganti dan konsultasi dengan para ahli, saat merasa ada yang ganjil dengan metabolisme tubuh. Kenali masa kedaluwarsa dan rasakan jika ada yang berbeda.

Metode alami

Metode alami ialah alat kontrasepsi yang paling murah dan sederhana. Pasangan mendeteksi masa subur dengan perhitungan kalender, siklus menstruasi, suhu tubuh, dan perubahan cairan vagina. Tanpa bantuan alat tertentu dan tiada biaya.

Namun hati-hati ketika menerapkan metode ini. Salah perhitungan bisa mendatangkan kehamilan, yang justru sedang dihindari.

Pil KB

Pil KB merupakan jenis kontrasepsi paling umum digunakan. Berisi hormon progestin dan estrogen, guna mencegah ovulasi. Terkenal efektif karena tingkat kegagalan hanya 8 persen saja. Serta tetap menjamin haid lancar, sehingga para perempuan minim menghadapi risiko.

Meski demikian, tidak dianjurkan diminum oleh perempuan pengidap sakit jantung, gangguan jantung, dan bertekanan darah tinggi.

Suntik

Suntik KB ada yang bekerja selama tiga bulan, ada pula yang bertahan sampai satu bulan saja. Dikenal lebih ampuh ketimbang pil KB, sehubungan hanya gagal 3 persen bila tidak digunakan dengan benar.

Akan tetapi, suntik KB juga mengandung risiko yang terbilang tidak ringan. Timbulnya bercak-bercak merah yang tidak mudah hilang. Serta terlarang bagi yang memiliki risiko diabetes, migrain, sirosis hati, stroke, dan serangan jantung.

IUD

Kependekan dari intrauterine device. Atau dikenal dengan pula sebagai KB spiral. Berbentuk T yang dapat tahan antara 5 hingga 10 tahun. Begitu masa pemakaian selesai, mesti lekas diganti dengan yang baru.

Hati-hati ketika ia lepas dari tempatnya. Atau jangan tunda ke dokter bila mendapati diri hamil tapi spiral masih terpasang kuat.

Kondom

Kondom ternyata juga bisa dikenakan oleh wanita, tidak hanya oleh pria. Tentunya bentuknya berbeda dan sama-sama sekali pakai. Tapi tetap ampuh menangkal penyakit seksual menular dan menunda kehamilan. Dengan menutup akses sperma tak sampai bertemu dengan ovum. Alhasil tidak terjadi pembuahan.

Lainnya

Selain yang telah disebutkan, masih ada banyak stok pilihan alat kontrasepsi. Di antaranya ada implan, seukuran korek api yang ditanam di bawah kulit. Lalu ada spermisida. Berupa gel atau krim yang dioleskan ke area vagina dan sifatnya membunuh sperma.

Juga ada yang dikenal dengan diafragma, teman pelengkap spermisida. Berbahan karet yang berkubah, yang diposisikan di mulut rahim. Alat lainnya adalah cervical cap, mirip diafragma dengan ukuran lebih kecil.

Pengguna bisa mencoba koyo ortho evra. Semacam koyo yang ditempelkan di kulit. Serta alat cincin vagina dan penarikan penis sebelum terjadi ejakulasi. (LAF) 

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments