02

Persiapan Berangkat Kuliah Ke luar Negeri

Berangkat ke luar negeri untuk memulai masa kuliah memang banyak tantangan. Terlebih bukan berada di negara sendiri. Persiapan pun harus diupayakan sejak jauh-jauh hari. Agar status baru yang disandang sebagai mahasiswa nanti lancar adanya.

Seperti perbedaan birokrasi, izin legal untuk tinggal, batasan status mahasiswa di sana, dan sebagainya. Maupun persiapan terhadap kebutuhan domestik. Mengingat tidak semua universitas memberikan bantuan. Mahasiswa harus mengusahakan sendiri, bekal yang harus diawali sebelum kuliah dimulai.

Paspor dan visa

Periksa kembali paspor Anda. Segera perbarui bila terindikasi ada masalah. Contohnya mendekati kedaluwarsa atau perlu diubah ke jenis paspor yang lain. Paspor yang beres akan mempermudah Anda mendapat visa. Izin masuk dan tinggal ke suatu negara bukan masalah lagi. Apalagi waktu terbitnya visa tidak bisa diprediksi. Jangan sampai visa belum masuk genggaman sedang jadwal keberangkatan tinggal menghitung hari.

Tempat tinggal

Sudah pasti Anda membutuhkan tempat tinggal. Berupa asrama yang memang disediakan gratis bagi mahasiswa, sewa apartemen atau rumah, dan tinggal dengan orang tua asuh. Pastikan semua telah clear. Daripada sesampai di sana Anda tidak tahu harus menginap di mana. Minimal, jika belum menemukan kepastian, Anda sudah mengajukan surat permohonan ke agen resmi untuk tinggal selama beberapa saat.

Informasi domestik

Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai pemenuhan kebutuhan domestik. Harga makanan, biaya laundry, tarif listrik dan alat pemanas tiap bulan, ongkos transport, pulsa, dan sebagainya. Hitung semua itu dalam perencanaan finansial. Khususnya bagi Anda yang mengandalkan hidup dari kucuran beasiswa.

Tingkatkan kemampuan berbahasa dan literasi

Kian tingkatkan kemampuan bahasa asing Anda. Jangan berhenti pada bahasa Inggris. Kuasai bahasa nasional negara tersebut, yang mana akan mendatangkan banyak manfaat. Lebih mudah memahami dialog dan pergaulan sehari-hari. Materi kuliah pun makin mudah diserap.

Metodenya pun bisa beragam. Salah satunya via literasi. Bersumber buku, majalah, atau artikel yang bertebaran di internet. Juga makin giat mengajak interaksi dengan native speaker.

Siap dengan segala yang beda

Serta, siapkan diri menghadapi segala sesuatu yang beda. Faktor yang selama ini tidak akrab kita temui. Contohnya perbedaan budaya, agama, ras, karakter, pandangan melihat suatu objek, dan lainnya. Kenali iklim yang mudah berubah, suasana yang dianggap tabu, dan perilaku yang bisa diterima. Adaptasi sebaik mungkin dan jalani hari-hari kuliah dengan nyaman.

Tambahan uang

Andaikan sumber pemasukan tidak mencukupi, tidak ada salahnya mencari tambahan uang. Seperti bekerja paruh waktu atau magang. Profesi setengah hari yang bisa dilakukan selepas kuliah usai. Keuntungan yang diraih bisa ganda. Pundi-pundi tambahan dan network yang semakin luas.  Namun pastikan sifatnya tidak bertentangan hukum. Karena ada beberapa negara yang melarang mahasiswa asing bekerja.

Jadwal kuliah dan liburan

Penting pula membuat perencanaan dengan memeriksa ketetapan jadwal kuliah. Waktu kosong bisa dialihkan sebagai liburan. Jalan-jalan ke tempat yang baru atau pulang ke negeri sendiri. Anda bisa memesan tiket balik dan membuat itinerary yang menarik. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments