24

Mengerek Semangat Usai Cuti Panjang

Cuti panjang dan liburan membuat semangat meninggi. Tapi langsung sirna begitu masa bekerja sudah mendekati. Padahal bekerja membutuhkan energi yang kuat. Kerek kembali agar diri ini terus tersemangati.

Walau bayang-bayang akan beban pekerjaan sudah menggunung. Kembali membiasakan diri taat pada aturan. Siap menghadapi segala tantangan, dan bayang-bayang tak enak lainnya. Padahal jeda lama saat liburan telah membuat diri begitu nyaman.

Tak usah pesimis. Anda bisa tampil lagi sebagai karyawan yang profesional. Bahkan mungkin bisa lebih baik bila dibanding sebelum cuti. Meramaikan kantor dengan pikiran yang lebih fresh dan kreatif. Siap menawarkan ide-ide baru nan solutif. Tampil lebih percaya diri walau sebelumnya ragu apakah semangat akan ada setelah cuti lama.

Bertemu dengan teman-teman kerja

Coba bayangkan, betapa menyenangkan akan bertemu lagi dengan teman-teman di kantor. Merajut lagi komunikasi dengan intens, tertawa beramai-ramai, saling bercengkerama, dan saling berbagi. Juga saling membantu memenuhi tuntutan kerja yang tidak mudah diatasi sendiri. Serta meraih berbagai pengalaman bersama-sama.

Bayangan indah yang akan jadi pewarna dalam keseharian. Mengusir kebosanan dan rasa jenuh yang mungkin dialami saat liburan sendiri.

Kembali meraih cita-cita  

Dan bayangkan pula cita-cita yang telah menanti. Harapan setinggi langit yang sempat tertunda karena tidak berada di kantor. Misalnya, kembali mendapat gaji penuh dan bisa menabung lagi. Mulai bisa fokus merebut posisi tertentu, mengejar beasiswa, dan sebagainya. Jadi tanamkan keuntungan pada diri sendiri yang hanya bisa dirasakan ketika Anda serius bekerja lagi.

Berangkat pagi

Selain itu, sengajakan untuk berangkat lebih awal pada hari pertama masuk kerja. Anda bisa menikmati jalan yang masih kosong, menyiapkan diri menyambut kedatangan teman-teman, dan mengisi pagi dengan hal-hal yang ringan.

Berbeda jika sampai kantor sudah siang atau telat. Diri belum sepenuhnya siap beradaptasi tapi pekerjaan sudah menunggu. Tidak ada basa basi atau waktu pemanasan terlebih dulu.

Mulai pagi dengan hal yang menyenangkan

Serta mulai pagi di kantor dengan aktivitas yang menyenangkan. Saling menanyakan kabar, sarapan bareng, atau sekadar minum kopi. Semangat pun muncul dengan sendirinya.

Akan tetapi jauhi kegiatan yang akan membawa dampak negatif. Contohnya, bergosip atau terhanyut oleh berita negatif di media sosial.

Buat jadwal terencana  

Anda juga bisa membuat jadwal terencana. Misalnya dicanangkan untuk seminggu ke depan. Dan dibuat sebelum hari H tiba. Panduan yang akan menuntun Anda melakukan apa saja demi memulai langkah prima di kantor. Di samping menjaga koridor stamina di saat semangat belum sepenuhnya muncul dengan sempurna.

Selesaikan kewajiban

Selesaikan semua kewajiban yang belum tertunaikan. Barangkali terkait urusan domestik rumah tangga, masalah keluarga besar yang masih menjadi tanggung jawab Anda, perkara sekolah anak, hingga utang pekerjaan kantor yang belum selesai. Jika tidak mungkin menyelesaikan semuanya sekaligus, buat daftar mana yang harus diprioritaskan. Dengan demikian kembali ke kantor tidak dipenuhi perasaan berat sebab banyak tunggakan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments