19

Mengajak Anak Akrab dengan Pekerjaan Domestik

Pada dasarnya, sejak usia dini, anak sudah bisa dikenalkan pada pekerjaan domestik rumah tangga. Gunakan cara-cara yang mudah diterima. Supaya sedari awal tidak ditolak dan tumbuh antipati.

Sebab orang tua yang memaksa akan menimbulkan efek berkepanjangan. Pekerjaan domestik dapat melekat pada bayangan anak sebagai beban berat. Apalagi ketika masa pengenalan terbilang terlambat dan sangat mendadak. Tidak ada ajakan atau pembiasaan sebelumnya.

Yang terjadi justru jauh dari kata ideal. Yakni tiada tumbuhnya tanggung jawab. Juga tidak ada kesadaran diri sendiri untuk melaksanakan secara sukarela. Anak merasa terpaksa mengerjakan, hanya mungkin takut pada orang tua atau melaksanakan tanpa memahami esensinya.

Selain itu, hindari memberikan iming-iming hadiah bila anak mau mengerjakan. Atau mengancam melalui bentuk hukuman jika anak menolak. Biarkan anak merasakan sendiri manfaatnya. Misalnya efek pada kebersihan dan kesehatan rumah. Sehingga mereka sadar dan peduli, tanpa harus diperintah setiap saat.

Menurut umur dan kemampuan

Tentu orang tua perlu menyesuaikan dengan umur dan kemampuan anak. Pada umur dua tahun, orang tua sudah bisa memulai. Seperti aktivitas sederhana dan tidak jauh-jauh dari aktivitasnya. Merapikan mainan adalah contoh yang paling simpel.

Ketika umur anak semakin bertambah, referensi jenis pekerjaan bisa ditambah. Orang tua bisa mengajak pada level yang lebih berat. Misalnya merapikan tempat tidur, meletakkan piring kotor di wastafel, menyiram tanaman, dan sebagainya.

Mereka lebih senang ketika terlibat langsung. Dengan mencoba dan merasakan langsung bagaimana rasanya. Tidak hanya menjadi penonton dan pendengar. Jadi, tak usah ragu melibatkan mereka dalam setiap kegiatan rumah tangga. Tinggal terapkan batasan, supaya mereka tetap aman dari benda-benda yang bisa menimbulkan bahaya.

Bukan hanya menuntut

Anak-anak juga membutuhkan contoh nyata. Artinya orang tua perlu terjun langsung. Tidak berhenti sebagai sosok pemberi perintah. Tunjukkan standar operasi pelaksanaan.

Berikan pemakluman saat anak-anak belum sempurna mengerjakan. Atau hanya sanggup melaksanakan sebagian, tidak sampai tahap akhir. Ia perlu waktu berlatih. Berulang kali dan intens.

Adakalanya membiarkan dia sendiri. Tanpa ditemani dan diawasi. Apresiasi atas setiap hasil yang ditunjukkan. Dukungan nyata sangat dibutuhkan dari orang tua.

Bebaskan memilih

Kala anak-anak semakin besar, bebaskan mereka memilih. Karena cukup mustahil meminta anak mengerjakan semua bagian kerumahtanggaan. Biasanya mereka akan memilih sesuai kenyamanan dan gender. Anak perempuan lebih suka menyapu, sedang anak laki-laki gemar membantu mencuci mobil. Pembebasan ini akan membuka pintu sukacita dari hati dan pikiran mereka.

Tanggung jawab bersama

Tanamkan kesadaran bahwa pekerjaan domestik merupakan tanggung jawab bersama. Meski porsinya berbeda-beda. Ada tugas yang harus dipenuhi oleh asisten rumah tangga, orang tua, termasuk tugas yang wajib dilaksanakan oleh anak. Ketika ada yang tidak bisa memenuhi karena suatu halangan, maka jangan ragu untuk membantu.

Sejenak mengulurkan bantuan dan menyelesaikan bersama. Anak pun mendapat pelajaran ganda. Tentang pentingnya tanggung jawab lewat pekerjaan domestik, juga ringan tangan pada sesama. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments