11

Tetap Sukses Meski IPK Akhir Tak Tinggi

Lulus dengan IPK rendah bukan berarti tak bisa apa-apa dan berhenti. Tak selamanya terjebak dalam status yang merugi. Pemiliknya masih bisa berjuang dan menjemput peruntungan. Asal tekun dan bersungguh-sungguh, masa depan yang cemerlang mudah digenggam.

Memang IPK, indeks prestasi kumulatif, adalah angka yang sangat sakti. Angka depan dan dibelakang komanya seolah menjadi penentu seseorang bisa sukses, gagal, atau biasa-biasa saja. Padahal tidak selalu demikian. Banyak faktor lainnya yang mesti ditimbang masak-masak.

Perusahaan juga tak selalu menempatkan nilai IPK sebagai prioritas utama. Walau tetap disebutkan dalam salah satu syarat penerimaan pegawai. Terkadang mereka menilik dari kepribadian dan keterampilan. Tinggi rendahnya IPK malah kemungkinan ditempatkan dalam pertimbangan yang terakhir.

Jadi, jangan menyerah begitu saja. Tempa diri dan ciptakan peluang yang lebih lebar. IPK rendah bukan berarti gagal selama kuliah. IPK rendah juga bukan berarti gagal dalam segala hal. Ketahui sumber kegagalannya, dan kini saatnya memperbaiki diri.

Tunjukkan soft skill

Anda boleh kalah soal kepemilikan angka IPK. Boleh merasa memiliki pesaing berat karena yang lain ber-IPK tinggi. Tapi hapus semua rasa itu dengan menunjukkan soft skill yang Anda punya. Keterampilan yang mungkin sebelumnya tidak disadari, akan tetapi ternyata modal besar. Seperti jago berbahasa asing, mampu mendesain memakai aplikasi terkini, menguasai ilmu statistik, pandai berdiplomasi, dan sebagainya.

Perusahan pun akan tertarik. Melirik Anda sebagai pribadi potensial yang sayang sekali bila tidak segera dirangkul. Menempatkan pada posisi yang sesuai. Meski belum tentu sama dengan jurusan selama di bangku kuliah.

Perbanyak kenalan

Perbanyak kenalan. Cara ini akan membantu Anda mendapat info pekerjaan lebih banyak, dibanding punya relasi yang sempit. Saat Anda dikenal banyak orang, kemungkinan datangnya bantuan juga lebih cepat. Namun, jangan lupa, ketika jaringan pertemanan sudah terbentuk, rawat terus. Setidaknya tetap melakukan kontak walau tidak selalu berhubungan dengan urusan pekerjaan.

Buat surat lamaran yang menarik

Ketika melamar pekerjaan, buat surat semenarik mungkin. Sebuah narasi yang menuntun pada citra diri yang positif. Tertera adanya prestasi dan berbagai pengalaman. Penyebutan yang akan membuat pembaca surat menaruh simpati pada Anda. Sebagai upaya melengkapi kekurangan akibat IPK tidak tinggi.

Cari kerja yang fleksibel

Tetapi bila Anda terus menerus dihadapkan pada pekerjaan yang hanya berharap pada IPK tinggi, coba temukan jenis kerja yang lebih fleksibel. Misalnya pekerjaan lepas yang tidak menuntut terikat pada kontrak kantor. Minimal dengan beberapa kali mengerjakan proyek tertentu sudah bisa menjadi portofolio. Dengan pengalaman ini Anda sudah bisa dipercaya untuk memegang posisi tetap dan bahkan langsung direkrut tanpa harus melamar.

Buka usaha sendiri

Atau sejak awal berprofesi sebagai wirausaha. Bos bagi diri sendiri dan orang lain. Menciptakan usaha berdasar kenyamanan dan renjana. Tanpa perlu takut dibayang-bayangi IPK rendah. Anda pun tetap bisa memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah. Plus mengembangkan usaha karena ada ikatan perkawanan yang luas. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments