09

Plus Minus Rumah Dekat Sawah

Setelah melihat hamparan sawah ketika mudik, Anda mungkin tersirat untuk memiliki hunian di dekat sawah. Merasakan hawa pedesaan setiap hari yang belum tentu dimiliki area lain. Tetapi ingat, ada pula kerugiannya yang siap mengintai kapan saja.

Mengingat karakter ekosistem sawah yang cukup berbeda jauh. Ia masih tergolong sebagai alam liar. Tempat di mana berbagai jenis fauna tinggal bersama. Di sela-sela aneka tanaman yang dimanfaatkan sebagai habitat utama. Bukan hanya padi, namun juga pohon-pohon besar dan flora yang tumbuh dengan sendirinya.

Keberadaan sawah juga menentukan harga rumah. Seringnya ditawarkan dalam harga murah. Cocok bagi Anda yang mendambakan tanah berharga miring. Toh, mendirikan rumah di dekat sawah tidak harus sendiri. Bisa beramai-ramai dan terwujud sebagai komunitas yang baru. Atau menyesuaikan dengan kelompok sosial yang sudah ada. Tinggal tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Agar sawah tetap berdaya, dan rumah tidak menjadi penghalang kelestarian mereka.

Lingkungan lebih sehat

Laba pertama dan menggiurkan adalah lingkungan lebih sehat. Sebab sawah umumnya tidak berada di daerah perindustrian dan jalan besar. Melainkan lebih menjorok ke dalam dengan tatanan alam yang lebih asri. Minim polusi, limbah, juga sampah. Udara yang terhirup sepanjang hari terus segar. Akhirnya menjadi obat stres mujarab bagi jiwa dan raga.

Ikatan sosial lebih erat

Selain itu rumah dekat sawah juga menawarkan ikatan sosial yang lebih erat. Kumpulan masyarakat yang masih menganut untuk guyub atau gemeinschaft. Menjunjung tinggi kebersamaan dan kepedulian terkait kepentingan para insani yang menghuni dan alam yang diduduki. Ikatan yang rasanya sulit dijalin bagi penduduk kawasan kota.

Musik dari alam  

Dan alam pun tidak ketinggalan peran. Memberikan sajian hiburan yang begitu berharga. Berupa suara-suara binatang yang mengalun dengan merdunya. Aliran air sungai yang jernih dan menenangkan. Hembusan angin yang menyejukkan. Juga bunyi gerak dedaunan yang berderit-derit dan sangat khas di telinga. Saling berpadu sebagai salah satu identitas tinggal di rumah dekat sawah.

Sunyi

Di samping juga suasana yang sunyi. Sepi, yang dalam satu sisi, bisa diartikan ketenangan dan kedamaian. Namun dari sisi yang lain mesti diwaspadai. Karena sunyi juga disukai pelaku pencuri. Menggunakannya sebagai waktu tepat masuk ke rumah, diam-diam, dan mengambil barang yang ia temui. Faktor yang tidak bisa diabaikan bila Anda akan memutuskan tinggal di area ini.

Banyak binatang

Serta kunjungan para binatang. Tamu tidak diundang, mengganggu, dan sedikit banyak membawa bahaya. Seperti tikus sawah, ular, dan nyamuk. Terutama ketika musim hujan tiba dan air menggenang di sarangnya. Berpindah ke rumah untuk mengungsi. Kadang sementara, tapi banyak pula yang bertahan lama.

Pengaruh tekstur tanah

Waspadai tekstur tanah di dekat sawah. Walau kadang sudah dipadatkan, tekstur tanah cenderung rentan kembali gembur. Akhirnya fondasi rumah bergeser. Dalam skala ringan membuat dinding retak-retak. Sedang bila sudah massif, konstruksi rumah bisa roboh. Belum lagi genangan air yang menambah ringkih fondasi perlahan-lahan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments