06

Macam-Macam Oli yang Wajib Diperhatikan

Oli mobil tidak hanya satu. Ada banyak jenisnya. Dengan fungsi yang berbeda-beda. Wajib Anda ketahui  dan cermati. Terutama untuk mempersiapkan mobil agar tetap prima ketika dipakai kembali ke rumah setelah mudik.

Semuanya terarah untuk memproteksi kesehatan mesin. Sehingga mobil tetap sehat melaju. Salah menggunakannya jelas akan mengganggu. Terutama salah pilih jenisnya.

Selain itu penting bagi pemilik memperhatikan kode yang tertera pada kemasan oli. Ada dua kode internasional yang umum digunakan produsen oli. Yakni SAE (society of automotive engineers) dan API (American petroleum institute).

Kode SAE menunjukkan kekentalan oli. Juga petunjuk kemampuan oli dalam menjaga stabilitas kekentalan terhadap pengaruh suhu mesin dan lingkungan. Semakin kecil indeks SAE, artinya oli semakin cair.

Sedang API pada mesin bensin dimulai dari huruf S. Seperti SA, SB, SC, SD, SE, dan SF. Dan untuk mesin diesel diawali huruf C, diantaranya CA, CB, CC, dan CD. Ketika huruf kedua semakin besar, artinya oli digunakan untuk mesin yang bekerja lebih berat (modern).

Oli mesin

Oli mesin adalah jenis yang paling banyak dikenali. Oli ini terbagi lagi menjadi tiga macam, yaitu oli mineral, oli semi-sintetik, dan oli full sintetik.

Oli mineral berasal dari bahan minyak bumi. Bahan yang paling aman digunakan oleh mesin mobil. Kemudian oli semi-sintetik terbuat dari kombinasi oli mineral dan oli sintetik. Lalu yang terakhir, oli full sintetik, ialah oli yang didatangkan dari bahan murni oli sintetik. Bahan yang sengaja dikembangkan sesuai kebutuhan mesin.

Oli transmisi

Fungsi dari oli transmisi ini tertuju pada sistem pergantian mesin kendaraan. Baik pada mobil matic maupun manual. Seperti saat memindahkan gigi dan merawat komponen. Memiliki batas waktu penggunaan, jadi Anda perlu mengingat kapan terakhir kali mengganti. Akan tetapi, waktu pergantian oli transmisi lebih lama bila dibanding dengan oli mesin.

Oli gardan

Oli gardan bertugas sebagai penghubung transmisi dan gardan supaya kerja mesin tetap lancar. Oli dapat bekerja maksimal selama jarak tempuh mobil ada di kisaran 10.000-20.000 kilometer. Bila telah lebih dari itu, segera ganti dengan yang baru. Atau tak perlu menunggu lama, biasanya oli gardan sudah menunjukkan kata sandi tertentu. Tepatnya berupa bunyi dengungan keras pada mesin saat dijalankan. Tertanda oli gardan mesti diisi ulang.

Oli rem

Peran pentingnya dalam membantu proses pengereman tidak bisa dianggap sepele. Jika rajin memperhatikan keberadaannya, rem terhindar dari karat dan kerusakan. Karenanya sangat disarankan minyak rem diganti sekali tiap dua atau tiga tahun. Ketika kadar oli sudah menyentuh garis min atau add, Anda juga diminta menambah volumenya. Serta perhatikan warnanya. Bila telah menjadi coklat atau hitam, oli rem sudah bercampur dengan kotoran.

Oli power steering 

Oli ini memiliki posisi sebagai pompa hidrolik. Mempermudah pengemudi mengendalikan setir. Andaikan jumlahnya tidak mencukupi, setir susah diatur. Warnanya bisa dijadikan indikasi. Kondisinya masih bagus saat berwarna merah atau oranye. Tapi sudah tak layak dipakai saat menjelma dengan warna coklat kehitaman. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments