05

Perayaan dan Makanan Unik di Berbagai Negara Saat Idul Fitri

Kalau di Indonesia Idul Fitri identik dengan halalbihalal dan ketupat, masyarakat muslim di berbagai negara memiliki cara berbeda dalam merayakan hari kemenangan. Ada yang berbagi makanan manis, hingga bermain balon yang diisi dengan beras.

Berakhirnya bulan Ramadan juga disambut dengan berbagai makanan khas daerah setempat. Seperti di Indonesia, makanan tersebut umumnya disantap bersama anggota keluarga. Ini berarti, meski setiap negara memiliki tradisi berbeda dalam menyambut Idul Fitri, namun kebersamaan keluarga menjadi tujuan utama.

Inilah beberapa tradisi dalam merayakan Idul Fitri di berbagai negara.

Yaman

Jumlah penduduk muslim: 27 juta.

Saat Idul Fitri, masyarakat biasanya menggelar makan siang di rumah orang yang paling dituakan atau dihormati di keluarga besar tersebut, atau bisa dikatakan kepala dari keluarga besar. Hidangan yang kerap disajikan adalah Bint Al-Sahn atau sering disebut “beauty of the table.”

Bint Al-Sahn adalah kue manis yang dibuat dari beberapa lapisan adonan tipis dan diberi topping madu serta biji nigella.

Rusia

Jumlah penduduk muslim: 16 juta.

Pada hari pertama Idul Fitri, warga muslim yang tinggal di Moskow akan menuju tenda Ramadan yang berada dekat dengan Moscow Central Mosque. Di masjid tersebut festival Ramadan diadakan. Setelah merayakan festival, keluarga-keluarga akan berkumpul untuk menikmati aneka hidangan.

Salah satu hidangan khas Idul Fitri di sana adalah Manti, yaitu sejenis dimsum yang biasanya berisi daging kambing atau sapi yang sudah dibumbui.

Sudan

Jumlah penduduk muslim: 33 juta.

Setelah melakukan shalat Ied, masyarakat saling bersalaman sambil menuju rumah masing-masing. Pada hari itu mereka akan mengunjungi para tetangga dan menerima manisan-manisan saat berkeliling ke rumah-rumah.

Hidangan utama saat Idul Fitri adalah Aseeda. Makanan ini terbuat dari gandum dan secara tradisional disantap bersama saus yang berbahan dasar tomat.

India

Jumlah penduduk muslim: 180 juta.

Pada hari Idul Fitri para pria muslim India biasanya berziarah ke pemakaman untuk memberi penghormatan kepada anggota keluarga yang telah meninggal. Sedangkan anak-anak pergi ke Mela, local fair, untuk membeli makanan manis dan mainan. Orang-orang mengunjungi teman-teman, saudara, tetangga, dan orang-orang tua setelah shalat Ied di masjid dan Eidgahs, yaitu bangunan terbuka yang sengaja dibuat untuk shalat Ied.

Makanan yang kerap dihidangkan saat Idul Fitri adalah Sevaiyan ki Kheer, makanan penutup yang berbahan dasar vermicelli dengan topping irisan almond.

Mesir

Jumlah penduduk muslim: 80 juta.

Biasanya, saat Idul Fitri, masyarakat setempat sarapan dengan kurma dan segelas susu. Setelah itu mereka pergi untuk shalat Ied. Selesai shalat, anak-anak akan bermain di jalanan dengan membawa balon-balon berisi beras dan topi perayaan.

Keluarga-keluarga muslim akan menyantap biskuit yang lezat, yaitu Kahk. Semacam kukis dengan isi yang berbahan dasar madu.

Cina

Jumlah penduduk muslim: 20 juta.

Hampir mirip dengan tradisi mudik di Indonesia, masyarakat muslim di Cina merayakan Idul Fitri dengan kembali ke kampung halaman untuk mengunjungi orang tua atau yang dituakan.

Biasanya, saat kumpul keluarga tersebut dihidangkan You Xiang, camilan berbahan dasar tepung yang digoreng. Biasanya disantap bersama dengan sup atau nasi.

Afghanistan

Jumlah penduduk muslim: 29 juta.

Bagi masyarakat Afghanistan, Idul Fitri adalah milik anak-anak. Para orang tua menyiapkan perayaan spesial untuk anak-anak mereka pada malam pertama hari raya.

Para keluarga menyiapkan flatbread yang disebut Bolani. Roti yang bergizi ini bisa berisi bayam, labu, kentang, atau green lentils.

Suriah

Perayaan Idul Fitri di negara yang sedang konflik ini berbeda pada setiap wilayah. Namun umumnya mereka merayakan dengan bertemu teman-teman dan tetangga.

Para keluarga menyiapkan puding semolina yang disebut Mamounia. Makanan pencuci mulut tersebut bisa dihidangkan panas atau dingin, dan dihiasi dengan bubuk kayu manis serta irisan almond. (YBI)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

 

Comments

comments