03

Persiapan Memasuki Tol Untuk Rute Yang Panjang

Tol semakin panjang, menghubungkan berbagai kota dan provinsi. Memasukinya bisa memakan waktu berjam-jam. Membutuhkan persiapan yang tak biasa. Baik bagi Anda sekeluarga maupun bagi mobil yang dibawa.

Alasannya tidak lain karena tol tidak menyediakan fasilitas seperti jalan raya pada umumnya. Bahkan di kilometer tertentu, Anda diharuskan terus melaju tanpa berhenti sama sekali. Mempersiapkan segala sesuatunya secara mandiri, tentu jauh lebih baik. Langkah antisipasi menangkal kondisi darurat yang terkadang harus diatasi sendiri.

Saldo e-money cukup

Tol kini serba otomatis. Mewajibkan penggunanya berbayar non-tonai. Jadi pastikan saldo di kartu Anda mencukupi. Sesuaikan jumlahnya untuk bisa melewati tiap gate hingga ujung tol yang ditempuh. Walau kini ada aplikasi perbankan yang bisa membantu pengisian lewat ponsel pintar. Tetapi memastikan saldo cukup tetap pilihan yang terbaik.

Mobil fit

Garansi mobil fit sempurna. Menempuh jarak jauh dalam tol kadang mengharuskan mobil berlari terus menerus. Tanpa stamina yang prima, nonsense mobil bisa diandalkan. Apalagi kemungkinannya sangat kecil bisa menjumpai adanya bengkel. Mengharapkan bala bantuan dari petugas cepat datang juga belum tentu sesuai perkiraan.

Uang tunai

Simpan beberapa lembar uang tunai. Cara efektif untuk mengatasi kebutuhan yang tak bisa diganti oleh uang elektronik. Misalnya sebagai tips bagi petugas di rest area atau membayar makanan kecil yang harganya terlalu minimum untuk bisa ditebus oleh kartu debit maupun kredit. Di samping mengikis rasa insecure selama dalam perjalanan.

Bekal dan obat

Kiranya bekal dan obat-obatan tidak boleh dilupakan. Terlebih jika Anda atau salah seorang penumpang mempunyai riwayat penyakit kambuhan. Juga utamakan keperluan si kecil, yang seringkali tertinggal satu saja bisa membawa malapetaka.

Bukan hanya itu. Perhatikan bekal yang juga menjadi kebutuhan mobil. Seperti makanan utamanya berupa bahan kabar. Serta oli, minyak rem, alat-alat perbaikan, dan sebagainya.

Perhatikan rambu di jalan

Perhatikan tiap rambu yang terpasang. Jalan yang begitu lurus dan mulus kadang suka mengecoh pengendara. Karenanya, pelankan sedikit kendaraan dan baca baik-baik tulisan atau tanda yang terpampang. Salah memasuki arah di tol tidak bisa membuat Anda langsung berbalik lagi. Anda akan diharuskan tetap berada di jalur yang sama. Otomatis, tujuan semakin jauh dan waktu tempuh jadi lebih lama.

Ambil jeda di rest area 

Ambil jeda untuk berhenti sejenak di rest area. Baringkan badan senyaman mungkin, terutama pasca menyetir empat jam lamanya. Penuhi urusan makan dan minum supaya tubuh tetap sehat. Dalam waktu istirahat ini, cek kembali kondisi kendaraan. Jika ada kerusakan, Anda akan lebih mudah mengusahakannya dibanding telah berada kembali di rute tol.

Hati-hati pada malam hari

Pasang alarm waspada selalu. Khususnya pada malam hari. Penerangan jalan belum tentu memenuhi kebutuhan visual dari dalam mobil. Ketahui daerah mana saja yang memiliki aspal bergelombang, rawan kecelakaan, atau masih dalam status tol fungsional. Jangan berhenti di sembarang tempat. Tetapi ambil tempat menepi yang dirasa cukup ramai dan aman. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments