02

Susun Rencana Mudik Bersama Si Kecil

Perencanaan dalam mudik sangat penting. Terutama bila menggandeng si kecil untuk turut serta. Dari menyusun rencana perjalanan hingga memastikan semua kebutuhannya tersedia.

Tujuannya bukan hanya untuk menggaransi mudik lancar. Tetapi juga untuk menciptakan kondisi yang nyaman selama di perjalanan. Sebab, sebagaimana layaknya anak-anak, karakternya tidak mudah diduga. Adakalanya mengalami perubahan mendadak dari perilaku biasanya. Perubahan yang terangsang oleh suasana berbeda, kehadiran banyak orang di kendaraan umum, dan juga faktor-faktor lain tanpa prediksi sebelumnya. Misalnya macet panjang, mobil mogok, pesawat terlambat sekian jam, dan sebagainya.

Selain itu, juga agar tidak menimbulkan efek buruk pada fisik anak. Si kecil tetap sehat setelah menjalani rute panjang. Tetap ceria dan bahagia bertemu dengan anggota keluarga besar. Hari raya pun disambut dengan penuh sukacita.

Amati kebiasaannya

Amati kebiasaan si kecil sehari-hari. Seperti jam tidur, pola makan, dan benda-benda favorit yang menempel padanya. Langkah ini akan membantu orang tua menentukan waktu keberangkatan yang pas. Khususnya bila Anda memakai moda transportasi pribadi. Misalnya, sengaja memulai perjalanan saat jam istirahat. Supaya anak lebih banyak terlelap.

Selalu ada cadangan

Selalu buat rencana cadangan. Rencana kedua saat rute biasanya tidak bisa dilewati, gagasan lain ketika harus berpindah transportasi, serta lainnya. Sama halnya pada ketersediaan bekal anak-anak. Pastikan ada cadangan baju ganti, diapers, obat pertolongan pertama, makanan favorit, dan mainan.

Kemas barang-barang cadangan dalam tas yang mudah dibawa. Praktis ditenteng dan dipindah. Begitu membutuhkan, Anda tinggal meraihnya saja.

Latih berkenalan dengan kendaraan umum

Sebagai catatan, bila anak belum pernah menggunakan kendaraan umum, beri latihan terlebih dulu. Contohnya dengan mengajak ia memakai kereta jarak pendek atau naik bus dalam kota. Lihat bagaimana reaksinya selama mencoba. Andaikan terjadi ketidaknyamanan, segera buat langkah pencegahan. Sehingga saat mudik nantinya anak sudah bisa beradaptasi.

Kenali potensi lelah dan sakit

Selain itu, prioritaskan perhatian pada stamina. Hindari potensi-potensi yang bisa membuatnya sakit. Terutama untuk anak yang memiliki alergi khusus atau riwayat penyakit tertentu. Mungkin saja bertemu pemicunya ketika ada di jalan. Atau akibat tidak happy dan menangis terus menerus, sakit pun mendatangi. Mudik jadi berbuah masalah pada si kecil.

Berhenti sejenak

Selipkan jadwal istirahat. Berhenti sejenak di rest area, menepi di pinggir jalan, mencari ruang tunggu, atau sengaja mengajak anak ke playground yang telah disediakan penyelenggara transport bisa menjadi contoh nyata. Trik ini guna mengurangi tingkat capek berlebihan dan menghadirkan suasana yang berbeda. Tidak monoton di dalam kendaraan, tetapi berganti menghirup udara segar dan aktivitas.

Jaga kebutuhan nutrisi

Dan, jaga terus kebutuhan nutrisinya. Baik selama menempuh perjalanan, maupun selama berada di tempat tujuan. Berikan menu yang sehat dan sarat akan gizi. Meski banyak suguhan Lebaran yang biasanya manis-manis dan lezat. Anak tetap harus mendapat asupan vitamin dan mineral yang cukup. Kembali melakoni perjalanan, yakni arus balik, si kecil tetap stabil kesehatannya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments