31

Bau Mulut Tetap Segar Selama Puasa

Selama berpuasa, bau mulut sering jadi problem. Tak sedap, yang membuat kepercayaan diri menurun. Namun jangan khawatir. Masalah tersebut bisa diatasi dengan mengupayakan bau mulut tetap segar setiap saat.

Bau mulut dalam dunia medis disebut dengan halitosis. Kondisi yang timbul akibat tidak makan dan minum selama berjam-jam. Area mulut menjadi kering. Sangat potensial bagi bakteri cepat berkembang biak dan akhirnya berefek pada bau mulut. Bau dapat semakin menguat apabila Anda memiliki lubang pada gigi, sariawan, bibir pecah-pecah, atau sedang panas dalam.

Imbasnya tentu banyak sekali. Membuat tak nyaman penderitanya dan orang lain. Karenanya cegah dengan memperhatikan sejak awal gaya puasa Anda. Terapkan kebiasaan yang sehat. Langkah yang dapat dijalani dari berakhirnya sahur hingga waktu berbuka tiba.

Hindari makanan berbau saat sahur

Menyantap makanan yang beraroma tak dilarang selama sahur. Namun ketahui dampaknya pada bau mulut. Seperti jengkol, bawang bombai, durian, dan sebagainya. Begitu pula dengan konsumsi berlebih terhadap kopi dan rokok yang meninggalkan aroma khas pada mulut Anda.

Baunya tidak mudah dihilangkan. Meski Anda telah minum banyak cairan dan sikat gigi. Tetap terasa ketika mulut menganga dan dibuat mengeluarkan kata. Jadi, lebih baik ganti menu yang berbau netral.

Jauhi gula berlebih

Sama halnya dengan makanan yang mengandung gula berlebih. Baik saat sahur maupun ketika berbuka. Sisa gula yang tertinggal dalam mulut akan dimanfaatkan oleh bakteri. Diolah sebagai sumber makanan utama mengembangkan diri. Sayangnya, mulut jadi bau. Belum lagi dampak buruk yang merugikan gigi.

Sikat gigi dan bersihkan lidah

Usai menyantap sahur, segera bersihkan gigi dan lidah. Singkirkan semua bekas-bekas makanan yang menempel. Jangkau sela-sela gigi hingga yang paling ujung. Usap perlahan permukaan lidah dengan alat khusus. Atau memakai sikat gigi secara perlahan. Anda bisa mengulanginya kembali di siang hari. Waktu di mana bau mulut sering kembali beraroma tak sedap.

Pastikan gigi disikat lagi menjelang tidur malam. Langkah optimal dengan tidak memberi kesempatan sama sekali bagi sisa makanan untuk tinggal.

Perbanyak air putih

Selain itu, perbanyak air putih. Cairan yang sangat efektif membantu menyingkirkan bau mulut. Dengan cara memproteksi mulut dari kekeringan. Sehingga kawasan mulut tidak dimanipulasi oleh bakteri. Semakin kering area mulut, maka bau pun makin menguat.

Kala sahur, upayakan selalu akhiri dengan air putih yang cukup. Minum kembali saat berbuka telah tiba.

Berkumur

Serta jangan lupa untuk sering-sering berkumur. Setidaknya Anda bisa menggunakan tiga bahan. Pertama cukup dengan air biasa. Layaknya sedang berwudhu seperti biasa.

Kedua, dapat menggunakan air garam. Lakukan metode ini sebelum tidur malam. Air garam berfungsi sebagai antiseptik alami, pengusir bakteri dan bau mulut.

Sedang yang terakhir dengan mouthwash. Cairan bertekstur kental dengan aroma yang menyegarkan. Sebaiknya pilih yang tidak beralkohol. Dan garansi produk mouthwash memang memberi hasil baik pada bau mulut Anda selama menjalani puasa. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments