29

Pengalih Perhatian si Kecil Saat Puasa

Meski sanggup berpuasa penuh satu hari, namun adakalanya si kecil menghadapi berbagai kendala. Salah satunya adalah tidak kuasanya merasakan haus dan lapar. Karenanya, buat pengalih perhatian supaya dia tidak terus menerus menanti waktu berbuka.

Tentunya pengalih perhatian ini membutuhkan bantuan dari orang tua. Sediakan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan bersama. Sekaligus sebagai pengisi bulan puasa. Terlebih bila anak libur dari sekolah dan belum ada agenda yang seru.

Mengusir sikap tantrum, merengek tanpa alasan jelas, terus mengeluh lemas, dan sebagainya. Sebab bulan puasa sangat penting dijalani dengan bahagia. Dari mengucapkan niat hingga mengakhirinya saat adzan maghrib tiba.

Belanja bersama

Orang tua bisa mengajak anak-anak berbelanja bersama. Misalnya membeli bahan-bahan makanan untuk berbuka nanti. Sebagian waktu anak bisa digunakan untuk asyik memilih sayur, buah, lauk, atau jajanan yang disuka.

Nonton film

Pilihan seru lainnya adalah nonton film. Kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Bila Anda mengajaknya ke bioskop, pastikan film memang sesuai umur mereka. Jika di rumah, setting suasananya tak jauh berbeda. Anda tetap mendampingi dan nikmati sajian yang bersama-sama. Sembari berdiskusi dan mengambil makna dari tayangan di depan mata.

Bersama teman seusia

Andai Anda tak bisa menemani, upayakan si kecil tetap tak sendiri. Ia bisa menghabiskan waktunya bersama teman-teman yang seusia. Seperti mengikuti pesantren kilat atau ramai-ramai bermain. Biasanya cara ini ampuh mengalihkan perhatiannya dari tantangan berpuasa. Tanpa dirasa, waktu sudah menjelang berbuka. Namun, beri saran pada anak tidak terlalu banyak menggunakan tenaga.

Tidur

Serta dapat pula untuk memintanya istirahat sejenak. Tidur terlelap kala siang hari. Minimal dengan tidur, anak lebih rileks menjalani puasa. Tenaganya tersimpan, tak terus menerus membahas lapar dan dahaga. Begitu bangun, badannya lebih segar dan siap mengisi waktu yang tersisa dengan kegiatan seru lainnya.

Berkebun atau beres-beres

Berkebun di halaman dan beres-beres rumah, walau di satu sisi tampak sebagai ajang yang melelahkan, tapi metode yang efektif. Melibatkan anak terjun langsung mengerjakan sesuatu dan merasakan sendiri manfaatnya. Diselingi dengan bermain air dan canda tawa. Halaman dan tanaman lebih tertata rapi. Rumah jadi lebih bersih dan nyaman. Berdampak positif bagi diri sendiri dan orang lain.

Memasak dan menyiapkan berbuka

Jangan ragu mengajak anak memasak dan menyiapkan menu berbuka. Khususnya bagi anak yang terus menerus mengungkapkan rasa lapar dan tiada henti bertanya kapan waktu berbuka datang. Ajang ini bisa untuk menghapus rasa ingin tahu serta memenuhi keinginannya berdekat-dekat dengan menu makanan. Tetapi tanpa membatalkan puasa. Kala berbuka pun bisa dinikmati lebih antusias.

Aktivitas sore di luar rumah

Jika waktu yang tersedia masih cukup panjang, ajak saja si kecil keluar rumah. Sekadar berjalan-jalan di lingkungan terdekat, ke taman, sambil bersepeda sore, dan sebagainya. Tak kalah menariknya bergabung dengan kegiatan rohani yang banyak tersedia untuk anak-anak di sore hari. Menuju senja dengan cara fun dan berfaedah. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments