25

Jenis Kurma dan Cara Paling Enak Menyantapnya

Kurma, buah yang paling dicari saat puasa. Memang, dengan kandungan nutrisi yang dahsyat, buah legit ini sangat pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Ada puluhan jenis kurma dengan berbagai warna, ukuran, dan gradasi warna yang berbeda. Kenali berbagai jenis kurma agar mendapat manfaat maksimal dari lezatnya kurma.

Secara garis besar, kurma dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu kurma segar (balah), kurma setengah matang (rhutab), dan kurma matang (tamr). Perbedaan tersebut berdasarkan waktu pemetikan.

Kurma segar adalah buah kurma yang belum matang, masih berwarna hijau kekuningan. Biasanya dipetik bersama tangkainya. Sedangkan kurma yang dipanen dalam keadaan setengah matang, belum kering betul. Rasanya manis, tapi tidak semanis kurma matang. Sedangkan kurma matang adaalh yang paling legit. Dipanen saat buah dalam kondisi benar-benar tua dan kering di pohon. Kurma jenis inilah yang paling sering dijual di sini.

Ada berbagai jenis kurma matang yang dijual di pasaran. Perhatikan ciri-cirinya agar Anda bisa memilih yang pas sesuai selera.

Kurma Rothan. Ukurannya relatif lebih kecil, berdaging padat, tidak lengket, dan tidak terlalu manis. Rasanya renyah dan agak kering. Bagian dalamnya memiliki lapisan kulit keras putih yang menyelimuti biji. Kurma ini paling cocok disantap langsung.

Sokari. Memiliki kulit yang keras. Bentuknya seperti jambu monyet mini. Warnanya cokelat kekuningan. Enaknya, bagian daging tidak menempel pada bijinya. Bila digigit terasa crunchy dan sedikit berbulir. Kurma ini enak disantap langsung.

Khidri. Kurma ini berwarna cokelat gelap, teksturnya tidak lembek, dagingnya padat dan kenyal. Karena teksturnya ini, khidri sering dikombinasi dengan mengganti bagian bijinya dengan almond, karamel, pecan, kulit jeruk, tau dicelup ke dalam cokelat leleh. Khindri lezat baik disantap langsung atau dibuat selai, jus, dan campuran cake.

Kholas. Warnanya cokelat kekuningan. Dagingnya tebal dan bijinya kecil. Namun karena kholas berdaging lembek dan agak basah, ia sulit dipisahkan dari bijinya. Rasanya tak terlalu manis. Cocok untuk disantap langsung, dibuat jus, selai, atau pasta untuk filling kue kering.

Barhi. Ukurannya lebih kecil dibanding kurma pada umumnya dan agak bulat. Dagingnya agak basah dan teksturnya lembek dan lengket, mirip karamel. Kurma ini bisa dibuat jus atau pasta, selain disantap langsung.

Sekki. Kurma ini memiliki dua warna, ujungnya berwarna cokelat muda sedangkan bagian lainnya berwarna cokelat kekuningan. Pada bagian ujung, teksturnya keras dan rasanya tidak manis. Namun pada bagian lain rasanya manis, kenyal, dan kering, tidak terlalu lengket. Ukurannya cukup besar, dan kulitnya keriput. Daging menempel pada bagian biji. Kurma ini bisa dibuat jus atau disantap begitu saja.

Medjool. Jenis yang berasal dari California lebih dikenal. Berwarna cokelat kemerahan dengan kulit ari berkeriput. Dagingnya lembut, kenyal, dan tidak terlalu manis. Medjool paling enak disantap langsung.

Ajwah. Populer dengan sebutan ‘kurma Nabi’. Aroma dan rasanya mirip dengan kismis. Berdaging empuk dan tidak terlalu basah. Rasanya juga tidak terlalu manis. Warnanya hitam mengilap, dengan sedikit garis-garis cokelat halus di permukaan. Kulit arinya mudah dipisahkan dari dagingnya. Kurma ini selain enak disantap langsung, juga enak dibuat jus. (YBI)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEMEDIAKULINER

Comments

comments