23

Tanda Ban Harus Segera Diganti

Selain rem, ban menduduki posisi penting dalam kendaraan. Mengabaikan kondisinya sama saja dengan menganggap enteng keselamatan. Kenali ban yang harus segera diganti.

Umumnya pengendara tidak ingin melaju bersama ban yang tidak fit, apalagi bila Anda menempuh perjalanan panjang, seperti mudik. Salah-salah dalam perjalanan, ban mendadak bocor. Banyak juga yang jadi oleng karena ketidaktahuan terhadap kondisi yang sebenarnya. Bahaya semakin berpeluang besar terjadi, khususnya jika kendaraan sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Anda pun bisa melakukannya mandiri. Tak harus ke bengkel, kecuali jika ingin benar-benar memastikan. Dilihat secara kasat mata, ban yang sehat dan sakit bisa mudah dikenali. Tinggal selanjutnya menentukan langkah penanganan. Apakah bisa diatasi sendiri, atau membutuhkan bantuan yang lebih ahli. Agar perjalanan selalu nyaman, tanpa direpotkan urusan ganti ban dan juga antisipasi terhadap berbagai bentuk kecelakaan.

Tekanan angin

Ban sangat memerlukan tekanan yang pas. Tekanan yang kurang atau berlebihan akan memicu ban jadi pecah mendadak. Sedang standar tekanannya sendiri tergantung dari merknya. Biasanya sudah disebutkan dalam buku manual atau minta keterangan dari petugas yang lebih kompeten. Dapat juga dilihat pada stiker yang sering tertempel dekat tuas gas.

Kedalaman alur kembang

Berikutnya adalah mengecek kedalaman alur kembang ban. Jika kedalaman sudah menyentuh kurang dari 1,6 milimeter, pertanda ban sudah aus. Segera ganti dengan yang baru. Juga upayakan setiap ban yang terpasang memiliki kedalaman alur kembang yang sama. Beda kedalaman ban akan sangat beresiko ketika kendaraan bergerak.

Perhatikan sisi luar

Untuk memastikan sisi luar, nampaknya ini yang paling mudah dilakukan. Anda cukup mengamati dengan seksama bagian-bagian yang melingkupi ban. Diantaranya kulit, bodi besi, maupun lubang keluar masuk angin.

Saat menemukan kulit yang sudah retak atau berlubang, berarti mobil siap diberi ban baru. Begitu juga saat mendapat bodi besi yang berkarat dan cenderung tipis di sana sini.

Ada benjolan atau tidak

Ban yang mempunyai benjolan menunjukkan kondisinya yang tak tahan panas. Biasanya benjolan terlihat jelas di bagian luar dan samping ban. Ia tidak layak diajak jalan. Lama atau dalam durasi sebentar saja. Bahaya jika dipaksa. Sebab bukan saja laju mobil terasa tidak mulus, Anda harus siap-siap bila sampai pecah. Mobil dan seluruh penumpang ikut terancam keselamatannya.

Indikator segitiga dan TWI

Langkah selanjutnya, perhatikan tanda segitiga. Simbol yang terletak disela-sela alur kembang ban dan huruf TWI (tread wear indicator). Dimaksudkan sebagai patokan tingkat keausan ban.

Saat diperiksa dan Anda mendapati ketebalan kembang ban sama atau bahkan melebihi tanda TWI, maka ban sudah aus. Mau tidak mau harus segera diganti.

Sisi ban dalam

Cermati juga sisi ban bagian dalam. Ban dalam juga bisa mengalami kebocoran, aus, sobek, hingga muncul serabut benang. Tak perlu menunggu lagi ketika ban dalam sudah tidak prima. Karena kondisinya ikut menentukan stamina ban luar. Percuma jika ban luar sangat sehat, namun terganggu oleh problema ban di dalam. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments