20

Supaya Klaim Asuransi Diterima

Klaim asuransi sering terdengar sebagai masalah antara peserta dan perusahaan. Karenanya banyak yang enggan membeli polis. Padahal ada syarat yang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dipatuhi bersama.

Perusahaan asuransi dalam satu sisi tidak bisa seenaknya menolak setiap ajuan klaim. Ada syarat-syarat dan ketentuan hukum yang telah diatur. Oleh sebab itu, pasti ada alasan kuat mengapa klaim tidak dikabulkan. Andaikan terjadi kecurangan, Anda bisa melaporkan ke badan yang berwenang. Yakni Badan Mediasi Arbitrase Asurasi Indonesia (BMAI) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

Polis tetap aktif

Cek status polis yang Anda miliki. Pastikan tetap aktif, dengan tanda selama ini Anda memenuhi tenggat pembayaran. Umumnya pihak asuransi tidak mengakui klaim karena polis tidak aktif, atau disebut lapse. Disebabkan kondisi tertentu, namun biasanya terjadi karena peserta tidak membayar tagihan-tagihan polisnya sendiri.

Tidak sedang dalam masa tunggu

Hindari mengajukan klaim saat masih masa tunggu. Seperti baru mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi, namun dalam beberapa hari sudah mengajukan klaim. Sedang aturan dari perusahaan menyebutkan klaim baru dibuka setelah satu bulan menjadi peserta, misalnya. Meski bukti dan dokumen pengajuan lengkap, permintaan Anda tidak akan dipenuhi.

Tercantum dalam polis

Selain itu, unsur yang tersebut dalam pengajuan sama dengan yang tercantum dalam polis. Bila sampai tak disebutkan atau di luar toleransi asuransi, maka otomatis ditolak. Contohnya saja asuransi tidak menanggung masalah terkait kesehatan gigi. Maka segala sesuatu yang berkaitan dengan gigi bukan merupakan tanggung jawab pihak penyelenggara asuransi.

Klaim masih dalam waktu pengajuan

Dan, pastikan waktu pengajuan klaim memenuhi batas waktu yang ditentukan. Anda perlu melakukan pengecekan pada buku panduan atau petugas. Rentang waktu yang berlaku semenjak pemeriksaan medis dilakukan sampai hari terakhir perusahaan dapat menunggu. Karena mereka juga memerlukan waktu pengecekan pada rumah sakit dan detail pekerjaan lainnya. Semakin lama waktu pengajuan dikhawatirkan menghasilkan data yang tak valid lagi.

Dokumen lengkap

Faktor lain adalah dokumen harus lengkap. Contohnya keterangan tertulis dari dokter, lembar resep obat yang telah ditebus, kuitansi dari kasir rumah sakit, dan sebagainya. Jangan lupa, perusahaan juga sering meminta peserta mengunduh formulir online yang harus dicetak dan diisi petugas atau dokter. Lengkapi tagihan klaim Anda.

Jujur

Sertakan sikap jujur. Jangan sekali-kali memalsukan kondisi yang tidak Anda alami sebenarnya. Semata-mata hanya untuk mendapatkan ganti rugi yang lebih menggiurkan. Begitu ketahuan, bukan saja klaim asuransi ditolak. Tindak kebohongan atau penipuan yang sudah berkategori berat, dapat dilaporkan dengan ancaman pidana. Merusak reputasi Anda juga kan?

Tidak ada tindak pidana

Hindari status yang menghubungkan Anda dengan tindak pidana. Seperti pengajuan klaim sakit yang diakibatkan pelanggaran hukum. Ikut ajang kebut-kebutan liar lantas kecelakaan atau dikeroyok massa sebagai imbas laku kriminal Anda. Meski dinilai layak diganti, namun relasi pidana akan mengurungkan niat perusahaan. Klaim ditolak dan Anda mesti menanggung semuanya sendiri. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments