19

Persiapan Sebelum Berangkat ke Negara Terkenal Jorok

Walau sudah terkenal kumuh, namun tetap saja tak tahan untuk tidak berkunjung ke sana. Inilah dilema yang mesti dihadapi oleh para pelancong yang pergi ke negara-negara yang terkenal dengan kejorokannya. Harus ada persiapan agar tidak tertular penyakit dan tetap sehat.

Karena bukan tidak mungkin wisata dapat menyisakan duka. Terinfeksi virus lantas menjadi sakit. Beruntung jika penyakitnya masih tergolong ringan. Namun bagaimana jadinya bila sampai masuk kategori serius. Seperti menimpa organ vital dan menular. Untuk pulih harus membutuhkan waktu lama.

Di samping Anda mesti mewaspadai sumber-sumber kejorokan yang terjadi di sana. Seperti kebiasaan masyarakatnya dan tempat-tempat umum yang dipenuhi sampah. Menyimpan berbagai bakteri, yang sedikit banyak mencemari makanan dan sanitasi. Jadi lebih baik bekali diri sejak awal, supaya liburan tetap happy.

Imunisasi

Vaksin menjadi salah satu bentuk perlindungan tubuh dari serangan virus-virus berbahaya. Dapat diinjeksikan sebelum berangkat ke negara yang dituju. Sehingga sesampainya di sana, Anda sudah mendapat proteksi yang memadai.

Mengenai jenisnya, konsultasikan dengan dokter yang mengetahui riyawat kesehatan Anda. Beberapa diantaranya ada vaksin meningitis, vaksin Japanese Encephalitis, vaksin hepatitis A dan B, vaksin flu, vaksin yellow fever, dan vaksin demam tifoid.

Kebersihan tangan dan mulut

Selama berada di sana, jaga selalu kebersihan tangan dan mulut Anda. Dua bagain tubuh yang berpotensi sebagai media penularan virus dan kuman. Anda bisa menggunakan masker guna menutup hidung dari polusi udara yang teramat kotor. Juga selalu menenteng hand sanitizer ke mana-mana. Praktis namun efektif menjaga kesehatan tangan, terutama sebelum makan.

Urusan toilet  

Toilet disebut-sebut sebagai sumber utama penularan. Maka Anda harus lebih siaga memakainya. Khususnya toilet umum. Sebaiknya pilih toilet jongkok agar permukaan kulit tidak bersentuhan langsung dengan dudukan toilet. Setelahnya segera cuci tangan dengan sabun. Bagi yang tidak ingin sering-sering pergi ke toilet, pakai saja diapers ukuran dewasa. Tinggal ganti yang baru dan organ intim tetap terlindungi.

Kantongi daftar resto dan menu

Kantongi daftar resto dan menu yang sekiranya bisa memenuhi standar kebersihan Anda. Bisa ditemukan di mesin pencari internet. Atau rekomendasi dari orang-orang yang pernah berkunjung ke sana. Dengan demikian, urusan kuliner bisa digalakkan tanpa mengabaikan faktor kebersihan dan kesehatan.

Bekal dari rumah

Bila tidak, Anda bisa membawa bekal sendiri dari rumah. Baik makanan berat yang masih perlu diolah sendiri, maupun camilan ringan. Tidak perlu sering-sering jajan selama di negara tujuan. Cara ini bisa meminimalisir kuman yang masuk ke tubuh. Fisik lebih terjamin, meski terbilang sedikit repot setiap kali waktu makan datang.

Riwayat tempat wisata

Ketahui pula mengenai riwayat tempat wisata. Prioritaskan kondisinya saat ini. Misalnya saja, pemandangan alamnya begitu indah. Tapi itu dulu. Sekarang mungkin sudah berubah dratis dengan banyaknya sampah. Bahkan ada beberapa lokasi wisata yang tidak menyediakan toilet uum dan jadi pembuangan mayat secara bebas. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments