14

Memilih Jurusan Kekinian Atau yang Jadul?

Ilmu terus berkembang. Melahirkan banyak jurusan baru yang kerap disebut jurusan kekinian. Dianggap berbeda jauh dengan jurusan kuliah yang telah lama ada (jadul). Membuat para calon mahasiswa bingung baiknya mengambil yang mana.

Misalnya saja akhir-akhir ini kita sering mendengar jurusan animasi, digital economy, digital marketing, business planning, artificial intelligence, pengawasan kelautan, dan masih banyak lagi. Program studi yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus beraneka ragam. Terutama setelah kehadiran internet yang sangat erat aplikasinya sehari-hari. Memilih jurusan ini bisa serasa mengikuti tren, alias kekinian.

Sedang jurusan yang telah lama ada, seperti kedokteran, farmasi, hukum, sastra Inggris, teknik, serta lainnya. Jurusan yang hingga saat ini nyata memberikan kontribusi dalam berbagai masalah dan masih diterima dengan baik dalam dunia kerja. Menggenggamnya, apalagi di universitas ternama, bisa mendapat banyak keuntungan. Sayangnya persaingan begitu ketat.

Masing-masing memiliki plus dan minus. Baik menyangkut kesiapan pematangan kelas atau prospek ke depan. Terkadang nama-nama yang baru memunculkan rasa keterasingan. Tak tahu itu apa dan bagaimana menjalaninya. Maka, jangan sampai salah pilih jurusan. Cari tahu lebih banyak dan putuskan yang terbaik bagi diri sendiri.

Minat dan bakat

Kurang bijak rasanya bila tidak memasukkan minat dan bakat sebagai unsur penting dalam pengambil keputusan. Anda perlu benar-benar mengenali potensi pribadi. Gali sejauh mana bakat yang masih terpendam. Walau mungkin berbeda dengan teman-teman atau orang kebanyakan.

Banyak jurusan yang siap memfasilitasi. Jadi jangan takut meski jurusan ini baru dibuka. Atau tetap mengambil jurusan lama dan mengukir prestasi sebanyak-banyaknya.

Materi kuliah

Satu hal yang perlu dipastikan adalah materi yang dipelajari. Cari tahu lebih banyak mengenai isi kuliah dan aktivitas yang paling sering dikerjakan nanti. Mengingat ke depan Anda akan terus berkutat setiap hari. Timbang dengan matang apakah Anda sanggup dan suka dengan segala suka dukanya.

Peluang di dunia kerja

Begitu pula dengan peluang di dunia kerja. Jurusan teranyar biasanya belum banyak dilirik, namun peluangnya sangat lebar jika dibuka sendiri. Merintis usaha dan jadi bos. Sedangkan jurusan yang telah lama ada juga tidak lepas dengan aneka untung rugi. Cerna satu per satu supaya Anda tahu apa yang harus diperbuat begitu studi selesai dientaskan.

Keinginan pribadi atau tren

Faktor ini juga sangat urgen. Tanpa disadari, seseorang bisa memilih jurusan hanya karena ingin dianggap gaul atau kekinian. Bukan tidak mungkin Anda memilih karena jurusan sudah memiliki passing grade tinggi. Tidak lagi menyandarkan kebutuhan diri sendiri, melainkan terganti ego yang instan. Hati-hati untuk yang satu ini.

Siap dengan tantangan baru  

Lalu, siapkan mental terhadap tantangan baru. Lebih mandiri, fleksibel, dan taktis selama menimba ilmu. Terutama untuk jurusan yang baru dan menjadi angkatan perdana di institusi. Sama halnya dengan tantangan yang melanda di jurusan lama. Akan ada saja bentuk-bentuk rintangan yang bisa dinilai hambatan atau media pembelajaran. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments