13

Sukses Membangun Bisnis Rumah Kos

Membangun bisnis rumah kos sekilas tampaknya mudah. Hampir mirip dengan menjalankan bisnis properti sebagaimana umumnya. Namun ada beberapa perbedaan yang harus dipahami, agar bisnis ini sukses dijalani.

Bukan semata-mata berhenti pada desain rumah. Pemilik juga perlu memastikan bisnis terus berjalan. Mengingat modal yang harus dikeluarkan tidak sedikit, meski bangunan berkategori mini. Rugi sekali bila sampai tidak mendapat konsumen seperti yang diinginkan. Kamar-kamar hanya terisi sebentar, selanjutnya sulit untuk diramaikan lagi.

Selain itu, pemilik harus mengantongi izin resmi. Agar kelak tidak ada hambatan dari sisi hukum. Terlebih bila didirikan di tengah kawasan kompleks perumahan. Walau terdapat banyak bangunan kos lain dan dianggap umum. Barangkali dekat dengan area kampus, perkantoran, atau industri. Izin tetap harus digenggam sejak awal. Serta terus menjaga wibawa dan nama rumah kos, supaya terus diminati.

Harga sewa sesuai pasaran

Sebelum menawarkan pertama kali, pemilik sudah harus mengetahui harga pasar. Pasang harga yang sesuai dan berlaku. Tidak terlalu murah atau memasang promo tanpa perhitungan pasti. Demi menggaet peminat sebanyak mungkin. Hindari pula memasang harga terlalu tinggi, di mana justru akan dijauhi sejak awal oleh para pemburu kos.

Tentunya Anda bisa menyesuaikan dengan fasilitas dan pelayanan yang tersedia. Sehingga harga yang dipasang memang sesuai dengan kondisi yang ada. Namun tetap bisa diterima.

Mengetahui target konsumen

Ketahui target yang Anda cari. Faktor yang sangat penting untuk dikaitkan dengan harga sewa kelak. Juga dapat dikaitkan dengan lokasi dan jenis bangunan. Misalnya untuk menggaet para mahasiswa atau pekerja. Ditujukan khusus bagi pemilik motor atau dapat pula bagi pengguna roda empat, sehubungan dengan tersedianya parkir.

Ada aturan yang tegas

Buat aturan dan lestarikan. Terutama aturan yang menggarisbawahi tenggat terakhir pembayaran tiap bulan, jam pulang, kebersihan, dan sebagainya. Ambil tindakan tegas bagi penghuni yang berusaha ingkar tanpa alasan jelas. Tetapi berikan toleransi seandainya mereka sedang dilanda masalah. Bisnis pun berjalan dengan rasa manusiawi, tidak melulu kaku tanpa belas kasih sama sekali.

Balik modal

Apapun masalah yang terjadi dan bagaimanapun beratnya, usahakan modal selalu kembali. Karena harapan selanjutnya adalah Anda tinggal menikmati keuntungan secara penuh. Lalu memikirkan berbagai strategi lain agar usaha rumah kos semakin berkembang. Bukan tidak mungkin dari modal yang sudah kembali, Anda putar ke dalam bisnis lainnya.

Dana pemeliharaan

Penting pula untuk memiliki dana pemeliharaan. Sumbernya bisa dari penyisihan uang sewa setiap bulan atau lainnya. Ketersediaan dana ini juga untuk memenuhi kebutuhan rumah kos sehari-hari dan mengatasi masalah yang mendadak. Contohnya instalasi yang rusak. Kapanpun terjadi, upaya penyelesain bisa segera dilakukan.

Terawat

Disamping terus merawat unsur fisik dan non fisiknya. Meliputi kebersihan, kerapian, dan lain sebagainya. Rumah kos aman dari gangguan kuman dan penyakit. Sedang non-fisik seperti keamanan, ketentraman, dan kedamaian di antara penghuni. Kehidupan sehari-hari berjalan dengan damai dan sentosa. Meminimalisir isu yang bisa menerjang usaha rumah kos. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay

Follow Intagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments