10

Rahasia Tubuh Tetap Segar Selama Berpuasa

Memiliki tubuh tetap segar dan bertenaga selama puasa bukanlah hoaks. Ia bisa didapatkan jika pemilik tubuh mau berusaha. Apalagi resep rahasianya sangat mudah diterapkan.

Terlebih tubuh yang segar dan bertenaga akan membuat hari-hari puasa lebih bermakna. Lebih bersemangat mengisinya dengan berbagai aksi. Tidak monoton dan dominan dengan malas-malasan. Atau identik dengan fisik yang lemas tidak bertenaga. Jangan sampai, kegiatan menarik yang biasanya hanya diadakan selama bulan puasa terlewati begitu saja. Rugi sendiri kan?

Bila demikian yang terjadi, efeknya akan banyak sekali. Aktivitas terganggu yang membuat banyak pekerjaan terbengkalai. Belum lagi perubahan pada mekanisme tubuh yang mulai terlatih untuk lebih banyak diam. Juga bahaya penyakit yang mengancam, sebagai akibat kalori tidak terkelola sempurna.

Tidak melewatkan sahur

Meski mengantuk atau masih capek karena tadi malam lembur, ajak mata untuk terbuka dan santap makan sahur Anda. Menyempatkan sahur tidak lain sebagai jalan mengisi bahan bakar selama berpuasa. Ada cadangan energi sebagai sumber tenaga. Hasilnya fisik tidak lemas atau letih berkepanjangan. Akan tetapi tetap segar dan bersemangat menjalani berbagai kegiatan. Siap berpetualang kemana saja, siap menghadapi tantangan yang ada.

Jangan kalap ketika berbuka

Hati-hati ketika jam berbuka tiba. Ambil porsi makan secukupnya. Pertama-tama sedikit saja, beri jeda, dan lanjutkan dalam takaran yang masih wajar. Pencernaan yang sudah lama kosong dapat terkejut begitu mendapati makanan langsung masuk berlebihan. Perut jadi begah dan akhirnya malas bergerak. Tidak mengherankan bila setelah berbuka tubuh justru jadi mengantuk.

Pilih menu yang sehat

Pilih menu yang sehat. Cukup kalori dari karbohidrat kompleks, protein seimbang dari hewani dan nabati, juga serat dan vitamin. Jenis-jenis makanan yang akan memasok energi pada tubuh dan menjauhkan dari penyakit.

Sebaliknya, hindari makanan hasil olahan minyak dan gula berlebih. Walau rasanya sering lebih gurih dan nikmat. Seperti gorengan dan sirup buatan.

Air putih tetap penting

Lebih baik penuhi cairan dengan air putih saja. Sebanyak 2 liter atau 8 gelas, sama seperti hari-hari biasa. Air akan sangat membantu tubuh mengatur metabolism tetap stabil dan zat-zat makanan beredar lancar.

Namun bukan berarti tidak boleh minum cairan berkafein. Anda boleh tetap mengonsumsi, dengan catatan dalam porsi yang wajar.

Perhatikan faktor usia dan riwayat kesehatan

Puasa juga perlu menyesuaikan dengan usia dan riwayat kesehatan. Anda yang sudah berusia lanjut perlu berbuka dengan porsi yang sedikit-sedikit, dan dapat diulang secara bertahap. Sedang yang mempunyai masalah lambung harus memperhatikan pola khusus yang sebaiknya dianjurkan. Jadi selama puasa tidak ada rintangan.

Biasakan tetap bergerak aktif

Selain itu paksa tubuh tetap bergerak aktif. Anda bisa mencoba gerakan ringan menjelang berbuka. Misalnya jogging selama beberapa menit, bersepeda, dan senam pemanasan. Gerak tubuh yang akan menuntun jasmani terbiasa aktif dan jauh dari pemandangan lesu, letih, ngantuk, apalagi malas berlebih. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments