07

Kapan Tepatnya Mengenalkan Pacar ke Orangtua?

Pacar memang bukan sekadar teman. Ia adalah orang spesial. Pun saat mengenalkan pada orang tua akan menjadi momen istimewa. Akan tetapi, kapan waktu ideal mengenalkan dia pada orang tua Anda?

Tentunya Anda bisa menyesuaikan dengan kultur atau tradisi yang dipegang oleh keluarga. Mengingat mempertemukan dan membawa pacar ke rumah bisa menimbulkan berbagai arti. Di antaranya sekadar untuk saling tahu, meminta restu ke orang tua, dan sebagainya.

Banyak orang tua atau keluarga yang melarang anak-anak mereka berpacaran. Sehingga tidak mungkin mengenalkan pacar secara terang-terangan. Ada pula yang membebaskan, yang membuat urusan perkenalan lebih terbuka lebar. Meski demikian, tentunya jangan sampai timbul ketidaknyamanan dalam pertemuan.

Misalnya Anda tidak memberitahu terlebih dahulu ke orang tua. Mendadak mengajak kekasih ke rumah, apalagi dalam pertemuan keluarga besar. Anda bisa dinilai telah melanggar aturan dan orang tua jadi tidak mudah menerima kehadirannya. Alih-alih memberi restu, yang terjadi justru penolakan sejak awal.

Pilih waktu yang tepat. Waktu yang sekiranya tidak mengganggu privasi orang tua dan pacar Anda. Di samping menyadari tujuan utama membawanya ke hadapan orang tua. Dengan begitu, keduanya bisa saling mengenal latar belakang dan karakter masing-masing.

Mengenalkan pilihan

Boleh jadi selama ini orang tua selalu ragu dengan pasangan-pasangan Anda sebelumnya. Jadi perkenalan kali ini untuk menegaskan seseorang yang sudah tidak Anda ragukan lagi. Anda mantap dengan figur yang sekarang dan serius menjadikannya pasangan hingga akhir hayat. Sekaligus menghapus celah agar orang tua tidak perlu mencarikan Anda calon lain, misalnya.

Sudah menyelesaikan studi

Banyak keluarga yang melarang anak-anaknya pacaran sebelum selesai studinya. Bila demikian yang berlaku, lebih baik perkenalkan setelah Anda memegang ijazah di tangan. Sama halnya dengan status pasangan yang sudah memegang predikat sebagai alumni. Tak lagi mahasiswi dan masih dalam tahap menyelesaikan skripsi. Jika tak terpenuhi, kemukakan alasannya dengan baik supaya orang tua juga memahami permasalahan yang Anda hadapi.

Punya penghasilan sendiri

Sama halnya dengan sudah punya penghasilan sendiri. Faktor yang satu ini bagi orang tua sudah seperti resep wajib yang tidak bisa dibantah. Berharap Anda sudah mandiri dan bisa menghidupi atau menjaga orang lain. Mampu menata masa depan bersama pasangan tanpa mengandalkan bantuan dari orang tua.

Meminta restu

Di sisi lain, juga menegaskan bahwa Anda dan pasangan membutuhkan restu menuju jenjang pernikahan. Tetapi untuk yang satu ini jangan asal mempertemukannya dengan orang tua. Bangun dulu komitmen dan cita-cita yang sama. Andai Anda dan pacar belum sepakat tentang masa depan hubungan, tunda dulu daripada orang tua sudah berharap banyak pada kalian berdua.

Permintaan orang tua

Atau bila orang tua sudah meminta. Tidak ada lagi menunda dan nanti-nanti saja. Bawa segera kekasih hati bertemu langsung dengan orang tua. Walau belum mengetahui maksud dari permintaan atau belum ada kesepakatan bersama. Siapa tahu dengan bertemu orang tua, Anda dan pacar bisa langgeng selamanya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments