30

Untungnya Aktif dalam Senat Mahasiswa

Meski dikenal lebih vokal, mahasiswa yang tergabung dalam senat atau BEM tidak selalu identik dengan demo dan sikap arogan. Banyak manfaat yang bisa dipetik selama aktif di sana. Manfaat yang terus terbawa hingga sudah lulus kuliah nanti.

Berkecimpung di dunia senat maupun BEM juga tidak dibatasi hanya bidang politik saja. Banyak urusan lain yang ikut menjadi konsentrasi. Contohnya saja sosial dan kemanusiaan. Namun, tentu keaktifan mereka ditujukan demi lancarnya hubungan kampus dan mahasiswa. Di samping tidak mengabaikan kesejahteraan dan hak-hak mahasiswa selama belajar di kampus.

Bahkan terkadang waktu istirahat seusai kuliah mesti direlakan. Demi tercapainya cita-cita mahasiswa yang telah digaungkan bersama. Mewakili rekan-rekan sesama dalam periode tertentu, sembari mengejar berbagai deadline paper dan tugas akhir. Ada tugas pribadi yang harus tetap dijunjung tinggi, di sisi lain ada tugas panggilan yang tak bisa ditinggalkan. Oleh karenanya, jangan ragu memberikan apresiasi atas jerih payah mereka.

Belajar berorganisasi dan leadership

Senat maupun badan eksekutif kental dengan nuansa organisasi. Masing-masing anggota tercatat sebagai pengurus, yang dibagi ke dalam berbagai posisi. Menciptakan kesempatan berupa terbukanya pengalaman berharga. Disamping juga mengasah kepemimpinan dalam diri sendiri. Maka tak heran, anggota senat dan BEM kerap dikagumi berkat penampilannya yang cemerlang. Bahkan kerap mendapat kepercayaan sebagai pakar solusi.

Ajang mengasah keterampilan diplomasi dan emosi

Keterampilan diplomasi dan emosi pun ikut terasah. Sebuah proses yang dilalui selama berinteraksi dengan anggota senat yang lain. Tetapi juga kadang dirasakan karena relasi-relasi dengan pihak luar kampus. Atas suatu isu atau kritik yang terarah pada gaya kerja pribadi dan organisasi. Mengedepankan rasio yang terukur dan logika yang bernalar, bukan ego sendiri.

Walau tidak bisa dipungkiri, perdebatan panas sering menjadi gambaran umum dalam iklim keseharian senat. Saling beradu argumen dan mempermainkan strategi demi memenangkan opini. Bagaimanapun, seiring berjalannya waktu, para anggota dapat mengambil hikmah dari seni diplomasinya. Berseteru tetapi tetap menjadi sekutu.

Lebih dekat dengan kampus dan dosen

Seiring berjalannya waktu, anggota senat dan BEM juga lebih mengenal kampus dan dosen. Dari histori yang jarang terungkap, seluk beluk universitas yang jarang diminati, hingga informasi yang paling baru. Dibanding mahasiswa yang tidak aktif di kampusnya. Wajar jika dosen atau kampus lebih sering melirik mahasiswa yang tergabung dalam senat dan BEM dengan berlandaskan faktor keaktifan dan kapabilitas.

Jaring pertemanan lebih banyak

Manfaat lainnya adalah memiliki banyak teman. Jaringan yang terbentuk dengan sendirinya saat berorganisasi. Bersama sering menghabiskan waktu serius maupun santai. Relasi yang kuat dan terus terawat. Juga saling menguatkan ketika masalah datang menerpa. Bak menemukan keluarga baru, pengganti sementara sanak saudara yang jauh letaknya.

Belum lagi pertemanan yang terjalin dengan pihak-pihak luar sebab bersenggolan dengan urusan senat. Mencuri ide dan pengalaman yang terkadang tidak disampaikan dalam materi kuliah. Sekaligus menggali potensi diri yang masih sering belum ditemui.

Memperlancar pencarian kerja

Lewat berbagai kegiatan, mahasiswa bisa berkenalan dengan banyak masyarakat luar, pengusaha, atau kalangan profesional. Ilmu dan wawasan pun semakin luas. Kelak, setelah lulus, jejaring ini dapat membantu mahasiswa dalam mencari pekerjaan atau wirausaha.

Berbagai kegiatan dan pengalaman juga bisa memperkaya curriculum vitae. Menjadi nilai tambah Anda di mata HRD atau para bos. Anda pun bisa tampil lebih percaya diri karena telah tertempa oleh berbagai rintangan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments