22

Kerja Kantor Sambil Jualan Online itu Ada Etikanya

Jualan secara online memang menguntungkan. Apalagi bila Anda tetap bekerja sebagai karyawan di kantor. Penghasilan ganda bisa diraih dalam waktu bersamaan. Tapi tetap ada etika dalam menjalani keduanya.

Etika yang mengatur bagaimana Anda bisa tetap profesional tanpa harus meremehkan salah satunya. Pekerjaan di kantor tidak terbengkalai, dan juga dagang online tetap terjaga. Laris diminati oleh berbagai kalangan yang tertarik dengan barang jualan Anda. Atau terkadang tetap memprioritaskan pekerjaan utama tanpa harus mengurangi kualitas pelayanan bisnis seperti biasanya.

Tentunya ada harga yang harus dibayar. Yakni waktu, tenaga, dan efforts yang lebih besar dibanding menekuni satu pekerjaan saja. Konsentrasi harus terbagi dalam dua jenis pekerjaan. Bukan tidak mungkin yang satu sudah terselesaikan, namun yang satunya tak kunjung selesai. Anda mesti terhubung terus menerus dengan koneksi internet. Bersiap siaga menjawab keinginan pelanggan di depan ponsel. Jam istirahat pun harus berkurang.

Jam kerja bukan untuk berjualan

Meski berjualan online sering disebut fleksibel, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, tapi jangan manfaatkan jam kerja untuk bertransaksi. Isi waktu yang tersedia memang untuk menuntaskan kewajiban Anda di kantor. Walau iming-iming laba sangat besar dan konsumen sudah sangat banyak mengirim pesan pribadi.

Jika tak ingin kehilangan pelanggan, Anda bisa menyebutkan di lapak akun jualan. Misalnya slow response dan hanya melayani pertanyaan di jam-jam tertentu. Sehingga mereka yang tertarik membeli akan kembali di lain waktu.

Izin resmi

Kecuali jika memang kantor mengijinkan Anda melayani permintaan pembeli di sela-sela kesibukan. Misalnya bila deadline telah terpenuhi, sedang tidak ada tamu atau kunjungan klien, dan lain sebagainya. Dapat pula dengan mengajukan permintaan khusus kepada atasan apabila terjadi situasi yang tak menguntungkan usaha Anda. Sedang menunda pekerjaan kantor untuk sementara waktu tidak akan membawa dampak yang merugikan.

Gunakan jeda yang berlaku

Di sisi lain Anda bebas berjualan saat berlaku jam istirahat. Atau momen jeda, yang bisa dipergunakan leluasa. Anda dapat bersantap siang sambil meng-update foto-foto jualan terbaru, juga membalas pesan-pesan yang masuk ketika jam meeting dihentikan untuk istirahat. Tidak mengganggu kepentingan kantor, serta tetap “legal” berdagang online.

Yang ada di kantor tak harus jadi konsumen

Sah-sah saja menawarkan dagangan kepada rekan-rekan di kantor. Namun ingat, mereka bukan sepenuhnya konsumen setia yang harus setiap saat membeli. Jadi kurang elok jika Anda menawarkan dengan terselip cara-cara memaksa. Jangan manfaatkan relasi yang telah terjalin. Beritahu saja bahwa Anda mempunyai lapak online, sekadar pemberitahuan bila mereka membutuhkannya sewaktu-waktu.

Jangan unggulkan barang sendiri

D isamping itu, jangan terus menerus mengunggulkan barang jualan sendiri. Hargai produk yang dipakai oleh rekan dan orang lain yang ada di kantor. Hindari memaksakan kehendak agar barang jualan dipakai sebagai pelengkap kebutuhan kantor. Bisa saja item dagangan Anda memang berkualitas, akan tetapi kurang diminati oleh mereka. Mungkin bersumber dari harganya atau mutu pelayanan dari Anda pribadi. (LAF)  

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments