14

Alasan Dibalik Visa Ditolak

Visa adalah kunci utama Anda bisa memasuki suatu negara. Begitu terbit, Anda bisa menikmati kunjungan ke luar negeri. Bila ditolak, berarti pupus sudah harapan. Tapi mengapa sebenarnya permohonan visa sampai tidak dikabulkan oleh kedutaan?

Alasannya bisa beragam. Umumnya disebabkan oleh faktor yang ada pada pencari visa. Sebagian yang lain dikarenakan kondisi negara asal yang dinilai kurang menguntungkan bagi negara tujuan. Seperti isu terorisme atau isu internasional lainnya.

Dari pengajuan hingga diterbitkan, visa membutuhkan waktu yang cukup lama. Pelamar mesti datang ke kedutaan dan menjalani serangkaian prosedur. Layaknya seseorang menempuh ujian harian. Ketimbang semuanya gagal berantakan, ketahui dan penuhi persyaratannya dari sekarang.

Alasan kunjungan tidak jelas

Ibarat orang bertamu, pemilik rumah tentu ingin tahu maksud kedatangan. Maka dari itu Anda wajib dapat menyebutkan keperluan seterang-terangnya. Berwisata, sekolah, menjalani ibadah, mengunjungi saudara, bussiness travelling, dan sebagainya.

Jika keterangan tidak bisa disebutkan, apalagi terkesan ditutup-tutupi, kedutaan akan enggan memenuhi permintaan. Bukan tidak mungkin, Anda dianggap sebagai pihak berbahaya sehingga terlarang untuk masuk.

Bukti finansial tidak aman atau mencurigakan

Pengajuan visa perlu disertai penunjukkan bukti nominal rekening Anda. Walau sudah melampirkan, visa tetap tidak disetujui karena dirasa ada yang mengganjal dan tak wajar. Seperti saldo mendadak berlipat ganda dalam sebulan. Atau jumlahnya ditaksir tak bisa menjamin kebutuhan hidup selama Anda berada di negara tujuan.

Tidak jelas berapa lama dan kapan pulang

Sebutkan pula kapan kejelasan lama waktu kunjungan. Biasanya mereka akan menanyakan tanggal keberangkatan dan kepulangan. Tentang kepulangan ini, menjadi titik utama perhatian mereka. Meski belum tentu Anda pulang dari negara yang sama seperti dalam pengajuan visa.

Bagi negara tertentu, ada aturan batasan waktu seseorang boleh tinggal di sana. Dalam hitungan hari sampai tahunan. Biasanya dihubungkan dengan unsur keamanan dalam negeri. Pelamar visa yang tidak mengetahui kepastian dirinya sendiri kapan kembali dapat dicoret seketika.

Tidak ada asuransi, itinerary, dan rekomendasi

Visa juga membutuhkan asuransi, itinerary, dan rekomendasi. Bukan hanya demi kepentingan negara tertuju, tetapi juga agar ada penjamin bagi Anda seorang. Syarat ini bisa dipenuhi dengan cara me-copy tiket, rute perjalanan, booking hotel, maupun surat sah rekomendasi dari seseorang di sana. Bila tidak ada, sulit rasanya membayangkan visa segera ada di tangan.

Dokumen palsu dan catatan kriminal

Dokumen palsu dan catatan kriminal menjadi pertimbangan serius bagi penerbit visa. Pelamar yang sedari awal sudah melakukan pemalsuan dan memiliki riwayat negatif tidak akan menarik minat mereka. Perlu ada bukti kuat untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat terkait dokumen dan catatan ini. Hingga kedutaan benar-benar yakin Anda bukan sumber ancaman.

Berbohong

Dalam pengisian formulir dan interview, berikan jawaban yang jujur dan apa adanya. Sedikit kebohongan saja, sudah menghapus kepercayaan dari mereka. Staf kedutaan akan menelusuri setiap dokumen, bukti, profil, dan jawaban yang Anda sampaikan. Jangan sia-siakan waktu yang Anda habiskan untuk mengurus visa dengan jawaban dusta. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments