09

Adab Menitipkan Anak ke Rumah Saudara

Lokasi rumah saudara dan sekolah anak bisa menjadi paduan yang serasi ketika keduanya terletak di kota yang sama. Tinggal seatap sembari menyelesaikan dunia akademiknya. Namun tak sama dengan indekos atau asrama, ada adabnya menitipkan anak pada saudara.

Apalagi durasi penitipan tidaklah sebentar. Ditambah, seolah-olah, meminta ruangan tersendiri bagi anak tidur sehari-harinya. Sebagai tanda terima kasih, orang tua mesti mengetahui dan menunjukkan itikad yang baik pada saudara.

Adapun pilihan menitipkan anak kepada saudara bukan hanya didasari masalah biaya saja. Saudara dinilai lebih tepat menggantikan peran orang tua. Di samping anak tetap merasakan suasana tinggal bersama keluarga, meski tinggal berbeda kota. Situasi yang menguntungkan dan turut menjamin suksesnya kegiatan belajar anak.

Berbeda andaikan anak tinggal di asrama atau indekos. Walau ada induk semang yang ikut mengawasi, tetapi kadang tidak bisa menyentuh ranah pribadi. Akibatnya tanpa kontrol yang bersifat kekeluargaan, anak bisa lengah dan melupakan tugas utamanya berada di luar kota.

Izin jauh-jauh hari

Ajukan izin untuk tinggal jauh-jauh hari. Misalnya saat anak tak lama dinyatakan diterima. Sehingga masih ada jeda cukup lama sampai anak benar-benar menjalani sekolahnya. Saudara bisa memikirkan dengan matang permintaan Anda. Bila dikabulkan, waktu persiapan menyiapkan ruangan dan berbagai kebutuhan lain juga masih panjang.

Saudara tidak merasa di paksa atau ditodong untuk begitu saja menuruti. Tentu saja hal ini terjadi bila Anda menyampaikan dalam bahasa yang sopan dan sikap yang santun.

Penuhi kebutuhan anak

Jika sedianya saudara hanya bisa menyediakan ruangan, ada baiknya Anda yang memenuhi semua kebutuhan anak. Dari isi ruangan sampai barang-barang yang menunjang aktivitasnya di rumah.

Selain itu, tanyakan pada saudara yang bisa dibantu agar tidak banyak merepotkan. Seperti ikut menanggung biaya listrik, air, dan biaya makan. Anak tetap dapat sarapan atau makan malam di rumah tanpa harus jajan di luar.

Ajari anak mandiri dan membantu

Beri pesan yang jelas pada anak agar selalu mandiri mengatasi masalahnya sendiri. Khususnya aktivitas yang rutin dilakukan tiap hari. Penting pula memberitahu anak supaya tidak ragu membantu tugas-tugas yang ada di rumah saudara. Plus tidak melanggar aturan yang telah berlaku di sana. Contohnya mencuci piring setelah makan, mematikan lampu, menyiram tanaman, dan sebagainya.  

Buah tangan bagi saudara

Bawakan buah tangan bagi saudara sekembalinya anak dari rumah orang tua. Fungsinya bukan saja untuk menyenangkan hati si empu rumah, tetapi juga merawat ikatan persaudaraan. Tak melulu harus banyak dan mahal. Oleh-oleh berupa makanan kesukaan yang kadang terlihat sederhana justru lebih berharga bagi saudara.

Menumpang sekaligus mengayomi  

Ingatkan pula pada anak, bahwa saudara adalah wakil orang tua. Saudara tak akan segan mengingatkan bila dirasa ada yang kurang. Semata-mata demi kebaikan anak sendiri. Anak tidak perlu marah dan protes berlebihan. Ada adab dan etika yang mesti dijunjung tinggi pada saudara atas jasa-jasanya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments