08

Orang Tua Tunggal, Pilih Kerja Kantor atau Usaha Sendiri?

Soal profesi, orang tua tunggal lebih sering bimbang daripada yang masih berpasangan. Apalagi jika bukan faktor waktu dan anak-anak. Jadi, sumber pemasukan mesti dipikirkan dengan seksama. Tetap berada di kantor atau membuka usaha sendiri?

Sebab dengan menjadi single parent, penghasilan tergantung pada Anda seorang. Tetapi di sisi lain ada tuntutan yang tak kalah penting, yakni perhatian dan curahan kasih sayang pada buah hati. Sembari tetap mencukupi kebutuhan mereka. Utamanya kebutuhan pendidikan dan kesehatan.

Meski saat ini tren bekerja tanpa harus ke kantor bisa dijalani, namun belum tentu pilihan ini bisa diambil. Kadang upah dari kantor bisa dibilang lebih besar plus jaminan fasilitas yang beraneka. Sedang membuka usaha sendiri, walau menjadi bos, harus dihadapkan pada situasi yang tidak menentu. Pemasukan yang naik turun, persaingan usaha yang ketat, dan masalah-masalah menantang lainnya.

Jarak dan waktu

Coba pertimbangkan jarak menuju ke kantor dari rumah. Serta waktu yang Anda habiskan sehari-hari khusus untuk anak-anak. Perhitungan yang sama bisa Anda terapkan juga untuk menuju tempat usaha. Karena belum tentu tempat usaha dilakukan dari rumah. Bisa saja lokasinya berjauhan, sehingga tidak ada bedanya Anda seperti karyawan kantor.

Hitung menghitung ini akan membantu Anda memilah dan memikirkan kembali mana yang lebih efisien. Dari soal waktu dan nilai imbalan yang bisa diperoleh. Misalnya pilihan tetap jatuh pada bekerja di kantor, dengan alasan waktu bekerja pendek dan gaji yang besar. Dibanding membuka usaha sendiri tetapi tiada kejelasan prospeknya.

Budaya kerja

Tilik juga soal budaya kerja. Kantor tidak selalu berbudaya keras. Mengutamakan profesionalitas dan tak mau tahu dengan kepentingan pribadi karyawannya. Banyak kantor yang menaruh simpati dan mulai memberi porsi kerja fleksibel. Demi konsentrasi pegawai yang lebih baik.

Sebaliknya, budaya kerja juga bisa Anda ciptakan sendiri bila berwirausaha. Atau menjalani profesi freelance. Tidak harus mengikuti ritme kerja kebanyakan orang, akan tetapi menyesuaikan dengan kenyamanan Anda dan anak-anak.

Ada modal dan passion

Modal besar dan passion yang kuat menjadi peluang suksesnya usaha Anda. Faktor yang membuat tak perlu ragu meninggalkan kantor. Bila tak ada, pikirkan bagaimana caranya Anda bisa membuka lapangan kerja dengan risiko yang kecil.

Anak-anak berada di tangan terpercaya

Ada pihak terpercaya yang bisa menjaga anak akan menjadikan Anda lebih tenang bekerja. Seperti kakek nenek atau tante. Selanjutnya tinggal memilih saja. Meneruskan karier di kantor atau memilih jenis usaha yang sekarang semakin banyak jenisnya. Terutama berbasis internet, alias dagang lewat online.

Profesi yang belum bisa diisi orang lain

Mempertahankan profesi di kantor terkadang tetap pilihan terbaik. Walau sementara waktu harus berjauhan dengan anak. Misalnya karena profesi yang Anda jalani tidak banyak diminati oleh orang lain, padahal fungsinya sangat besar bagi kemasyarakatan.

Siasati dengan komunikasi yang hangat. Tetap jaga interaksi yang kuat. Pastikan anak mengetahui Anda bekerja untuk mereka. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments