29

Merawat Stamina Ginjal

Ginjal termasuk salah satu organ tubuh yang diprioritaskan keberadaannya. Mengingat status dan fungsinya yang begitu penting. Sekali sakit, butuh tenaga ekstra untuk mengembalikan keadaannya. Jadi lebih baik rawat sejak awal staminanya.

Di samping menjauhkan Anda dari penyakit kronis yang biasa menimpa ginjal. Seperti gagal ginjal yang tidak dirasa, tetapi begitu terdeteksi sudah berada di stadium akhir.

Caranya pun tak mahal untuk organ yang hanya berukuran 10 cm ini. Tergantung pada gaya hidup sehat dan terus konsisten menjalankan. Apalagi ginjal inti tugasnya sebagai penyaring racun dalam proses sekresi. Racun yang dibiarkan menumpuk dalam periode tertentu menjadi awal gangguan pada ginjal.

Berikutnya bisa ditebak. Ginjal yang melemah berbanding lurus pada daya tahan tubuh. Termasuk memicu gangguan pada organ-organ tubuh yang lain.

Dukungan air putih yang cukup

Cairan ringan berwarna bening ini ternyata mampu menyehatkan ginjal. Yakni membantu membilas berbagai racun yang tertimbun dan dikeluarkan bersama urin. Maka dari itu, biasakan minum air putih 8 gelas atau 2 liter setiap hari. Terutama pada pagi hari setelah bangun tidur. Namun jangan terlalu banyak minum sebelum tidur. Berikan waktu istirahat pula bagi ginjal agar tidak bekerja terus menerus.

Menu makan dan minum yang alami

Biasakan memilih menu makan dan minum yang berasal dari bahan alami. Bukan yang mengandung pewarna atau zat kimiawi buatan. Apalagi bila bukan untuk menghindari racun ikut terolah dalam proses pencernaan. Di mana akhirnya mengendap dan memberatkan pekerjan ginjal.

Jaga tekanan darah

Sebagian besar permasalahan pada ginjal juga diawali dari tekanan darah tinggi. Atau sering disebut hipertensi. Saat darah tidak terpompa lancar, jantung akan berjuang ekstra keras. Hasilnya tekanan darah naik dan berdampak pada aliran ke organ-organ yang lain, tidak terkecuali ginjal. Bila darah yang dialirkan ke ginjal tersendat dan mayoritas sudah terisi bahan berbahaya, ginjal pun siap-siap menanggung risikonya.

Jauhi rokok

Rokok tidak hanya buruk bagi jantung dan paru-paru, tetapi juga sangat buruk bagi ginjal. Bagaimana bisa? Kronologinya dimulai dengan kandungan rokok yang membuat aliran darah tidak seimbang. Jantung harus memompa lebih keras. Lagi-lagi tekanan darah meninggi. Pada akhirnya ginjal ikut kena imbasnya. Sehingga hindari rokok sejauh yang Anda bisa, daripada menanggung resiko kerusakan pada beberapa organ.

Hindari obat-obatan dan vitamin berlebihan

Hipertensi juga bisa dipicu oleh konsumsi obat-obatan dan vitamin yang berlebihan. Contohnya ibuprofen dan naproxen. Ditambah saat menegaknya Anda tidak mengimbangi dengan air putih yang banyak. Obat yang larut tidak terserap dengan baik di pencernaan, melainkan cenderung mengentalkan tekstur darah. Kembali lagi menjadi tragedi hipertensi dan meneror stamina ginjal dengan seksama.

Olahraga teratur

Buat jadwal rutin olahraga. Setidaknya di tiap pekan Anda masih menyempatkan gerak aktif fisik. Sekadar joging, bersepeda, berenang, dan sebagainya. Cukup 20 menit hingga satu jam lamanya. Bukan mengejar tubuh sehat saja, melainkan juga upaya menjaga kestabilan tekanan darah yang berefek nyata pada ginjal. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO  @ETALASEBINTARO.KULINER

Comments

comments