19

Alasan Tak Perlu Ragu pada Manfaat Kuliah

Kuliah hingga sekarang masih kerap diperdebatkan manfaatnya. Sering pula dibandingkan dengan lulus langsung kerja atau merintis kerja. Padahal bila mau menelusuri lebih dalam, tak ada yang perlu diragukan dari menempuh kuliah.

Alasannya yang tak setuju untuk kuliah adalah karena kuliah memakan waktu yang tidak sebentar. Ongkos yang harus dikeluarkan pun cukup besar. Begitu selesai juga tidak menjamin langsung dapat kerja. Sedang persaingan kerja dari waktu ke waktu semakin ketat.

Tentu alasan-alasan tersebut tidak bisa diabaikan. Tetapi di sisi lain tak perlu pesimis dan antipati. Jika persoalannya masalah finansial, ada banyak beasiswa yang siap membantu Anda. Begitu pula soal waktu dan tenaga. Buat rencana dengan seksama, agar aral yang melintang segera hilang.

Dan ingat, riset menyebutkan, mereka yang kuliah memiliki pendapatan lebih besar 56% lebih banyak per tahun dibanding lulusan sekolah menengah. Data yang bisa menjadi bukti kuat mengapa kuliah itu penting. Meski kuliah tidak bisa dimaknai dari sudut pandang uang semata.

Pendalaman minat

Kuliah tak hanya identik dengan belajar, tetapi juga momen tepat untuk mendalami materi yang disuka. Terlebih bila sebelumnya Anda hanya mempelajari secara otodidak. Masa di mana Anda juga mulai mengenal praktek bekerja (internship). Modal besar untuk mengubah Anda sebagai pribadi yang menguasai ilmu seutuhnya.

Sarana meraih profesi impian   

Dengan kuliah, jalan untuk meraih profesi impian lebih mudah. Sebab Anda dinilai pantas mendapat jenis pekerjaan yang diinginkan berkat tempaan ilmu dan masa studi. Lebih-lebih berasal dari universitas ternama.

Berbeda halnya dengan kalangan bukan alumnus kampus. Mereka mesti berjuang ekstra keras dan belum tentu mendapat apresiasi yang sama.

Kaya pengalaman dan jejaring pertemanan

Kuliah menyediakan kesempatan bagi Anda untuk menjaring pertemanan sebanyak-banyaknya. Lewat berbagai kegiatan intra dan ekstra selama kuliah. Sehingga terakumulasi menjadi pengalaman yang begitu berharga. Modal besar yang sangat menguntungkan dalam menyambut masa depan.

Pola pikir, nalar, dan rasio terkonsep

Tanpa disadari, kuliah juga membentuk pola pikir, nalar, dan rasio yang lebih terkonsep. Hasil olahan pemikiran, diskusi, seminar, penelitian, latihan kerja, dan sebagainya. Alhasil, berpengaruh pula pada pribadi dan pembawaan karakter. Menghasilkan kepercayaan begitu besar dari masyarakat luas. Tak aneh bila kemudian seorang sarjana lebih sering dimintai pendapat dan masukkannya atas aneka persoalan.

Peluang kerja lebih luas

Harus diakui, peluang bekerja di perusahaan profesional lebih terbuka lebar bagi lulusan universitas. Lengkap dengan fasilitas, kepastian kenaikan jabatan, dan nilai upah yang menjanjikan. Walau tetap ada serangkaian proses yang harus dilalui terlebih dulu sebelum bisa mendapat kursi posisi. Setidaknya dengan kuliah, jalan menuju ke sana lebih mulus. Ibarat cepat sampai di tujuan sebab menggunakan jasa jalan tol.

Mendukung wirausaha  

Kuliah pun tetap berguna bagi Anda yang ingin berwirausaha. Ilmu yang sudah terasah, pola pikir yang sistematis tertata, jejaring pertemanan yang lebih luas, serta berbagai pengalaman ikut menentukan sukses tidaknya usaha. Pada akhirnya lulusan universitas juga dapat menambah lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments