12

Meluluhkan Hati Dosen Killer

Bagi dosen killer, belajar saja tak cukup. Otomatis mahasiswa mesti berjuang ekstra keras untuk meluluhkan hatinya. Melalui cara-cara yang elegan, efisien, dan konsisten. Dijamin hasilnya bisa dirasakan sendiri.

Terutama bagi yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Dosen killer mau tidak mau harus ditemui sepanjang periode ini. Begitu pula dengan Anda yang berada dalam asuhan kelasnya. Dalam satu semester, temu muka dan wicara tentu tak bisa dihindari. Kuliah bisa menjadi beban berat dan masa yang suram.

Tetapi ingat, meluluhkan hati dosen yang berdarah dingin bukan semata-mata untuk meraih nilai A saja. Atau lebih cepat meraih predikat lulus, dan siap diwisuda. Meluluhkan hati dosen juga  berarti menjalin hubungan yang lebih asyik. Dalam arti, lebih hangat ibarat berinteraksi dengan keluarga sendiri. Sehingga kelak, walau dia tak pernah terlihat ramah, masa-masa kuliah bisa dikenang sebagai masa yang indah. Semuanya karena Anda berhasil melewati tantangan yang sudah menjadi standarnya.

Tepat waktu dalam segala hal

Disiplin memang harus dinomorsatukan. Terlebih dosen killer memang cenderung menyukai tepat waktu. Berlaku untuk segala hal. Terkait ketepatan jam masuk kuliah, waktu konsultasi, hari pengumpulan tugas, dan sebagainya. Sekali saja Anda melanggar tanpa bisa menyebut alasan yang jelas, siap-siap saja dicoret dari daftar minatnya.

Berikan lebih dari 100%

Karena memang belajar saja baginya tak cukup, maka lakukan usaha yang lebih. Andai dikalkulasi, berikan hasil lebih dari 100%. Misalnya mencantumkan data yang lebih valid dan ekstra dalam paper. Jawaban yang lebih menarik dan analitik untuk soal-soal ujian semester. Di samping lontarkan ide-ide yang brilian, agar perhatiannya mulai tertuju pada Anda.

Aktif dan komunikatif

Dosen killer tidak menyukai mahasiswa yang pasif. Sebaliknya, ia lebih antusias pada mahasiswa yang aktif dan komunikatif. Berani mengajukan opini berdasar pendapatnya sendiri, menggugat isi materi berdasar pengetahuan yang pasti, serta aktif menjalin interaksi. Maknanya tidak memposisikan dosen sebagai pihak pembicara tunggal di kelas. Namun turut serta mengadakan interaksi timbal balik.

Jadi tak perlu ragu bila ingin bertanya di kelas atau saat bimbingan skripsi. Selain karena itu adalah hak Anda, bertanya juga membuat suasana kelas jadi lebih hidup. Dosen pun merasa senang sebab ada yang memberikan reaksi. Kelas tak terasa dingin dan sekadar memenuhi persyaratan adanya kuliah semata.

Tahu aturan

Di samping itu, patuhi semua aturan. Khususnya semua aturan yang dibuat berlandaskan kesepakatan bersama, antara mahasiswa dan dosen. Dari ketentuan jam masuk sampai urusan pakaian yang diizinkan. Serta jangan abaikan aturan sekecil apapun. Mesti hanya menyangkut jenis huruf dan spasi di lembaran paper.

Prestasi di luar materi kuliah

Torehkan prestasi yang membanggakan. Sehubungan dengan kegiatan kuliah dan di luarnya. Apalagi bila ilmu dan pengalaman dari prestasi bisa dimanfaatkan juga untuk kepentingan akademisi. Dosen akan semakin terpana dan mulai menganggap Anda sebagai mitra. Bukan tak mungkin lagi, Anda akan dirangkul sebagai tim inti untuk berbagai proyek nanti. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments