11

Cara Halus Menolak Campur Tangan Keluarga Pemilik Perusahaan

Campur tangan keluarga pemilik perusahaan dapat meninggalkan efek yang berkepanjangan. Tetapi menangkalnya bukan perkara yang mudah. Mainkan cara halus untuk menolaknya.

Semata-mata demi kebaikan bersama. Menyelamatkan kesehatan kinerja perusahaan. Juga menyelamatkan posisi dan karier diri sendiri. Terutama bila kita sepenuhnya menggantungkan masa depan di family company. Perusahaan yang cenderung tak bisa lepas dari campur tangan keluarga besar pemiliknya. Ditambah jabatan Anda sangat strategis dan memenuhi kriteria keinginan para anggota keluarga.

Intervensi dapat datang tiba-tiba. Mendadak tanpa undangan atau permintaan. Entah sesuai visi misi perusahaan atau tidak. Rencana kerja bisa ikut berubah. Begitu pula jumlah keuntungan, dinamika kerja, bidang yang ditangani, dan nasib karyawan di dalamnya.

Maka dari itu, tak perlu ragu untuk menolak. Hanya saja, gunakan cara yang lebih bersahabat. Tidak spontan, terang-terangan, dan kasar. Tetapi tetap memberikan sinyal yang jelas beserta alasan-alasan yang logis. Asal Anda dapat bersikap sabar dan memberitahukan penjelasan yang masuk akal, mereka akan lebih mudah memahami.

Ada kebijakan yang jelas

Campur tangan sama saja dengan pengabulan atas segala permintaan. Bila demikian adanya, Anda bisa menyebutkan kebijakan yang sudah tertulis. Perusahaan dan karyawan tidak bisa mengamini oleh sebab ada aturan-aturan yang bertabrakan.

Sedang jika memang belum ada aturan tertulis, Anda bisa menggunakan alasan terkait etika dan norma sosial. Misalnya kekhawatiran akan menurunkan citra perusahaan di mata publik, merembet pada harga saham yang turun, dan investor.

Meminta komitmen dari atasan

Serta, jangan ragu untuk meminta komitmen dari atasan. Benteng ampuh guna menangkis berbagai permintaan dari keluarganya. Ungkapkan saja bagaimana keresahan dan konsekuensi yang harus dihadapi, apabila keluarga terus menerus ikut menjalankan roda perusahaan tanpa adanya batasan yang jelas. Cara ini sekaligus menjadi semacam payung hukum terhadap penolakan langsung dari Anda bila mereka memaksa.     

Menyarankan agar mereka berdiskusi dengan atasan

Atau minta saja pada mereka agar berdiskusi langsung dengan atasan terkait permintaannya. Sehingga keputusan dan tanggung jawab bukan sepenuhnya berada di pundak Anda. Melainkan sudah mengantongi izin yang lebih sah dari atasan. Di sisi lain juga sebagai langkah untuk memberitahu mereka bahwa setiap request yang berhubungan dengan perusahaan harus melalui prosedur yang resmi.

Menyebutkan konsekuensi

Serta sebutkan konsekuensi yang harus siap dihadapi. Terutama oleh mereka yang memerintahkan, pihak-pihak yang menjalankan permintaan, maupun pihak-pihak yang bertanda tangan di surat legal. Belum lagi nasib para karyawan secara keseluruhan dan jaminan masa depan perusahaan. Terlebih bila hukum pidana bisa mengenai bila urusan dijalankan secara amatiran.

Silahkan ke urusan yang lainnya

Cara halus lainnya adalah mempersilahkan untuk beralih ke bidang lainnya. Bidang yang dinilai lebih aman dan tidak membahayakan posisi perusahaan. Misalnya membuka usaha yang berbeda dengan perusahaan saat ini. Sehingga urusan keluarga jadi semakin menjauh dari kepentingan perusahaan. Perusahaan lebih sehat, berdiri sendiri, dan tidak tercemari urusan keluarga yang tak perlu. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments