08

Menangani Mobil yang Terendam

Mobil yang sudah terendam air, kondisinya sudah berbeda dengan sebelumnya. Karenanya, pemilik harus mengetahui langkah pertama menangani. Supaya mobil lekas pulih dan dapat digunakan kembali.

Pasalnya, salah penanganan justru menimbulkan sejuta masalah baru. Terutama muncul arus pendek pada mesin dan water hammer. Dapat berlipat masalahnya, khususnya pada mobil yang dirancang serba otomatis. Mobil malah rusak berat dan penebusan berupa biaya mahal tak bisa dihindari. Jadi, agar tidak semakin merugi, perhatikan beberapa petunjuk berikut ini.

Lepas kabel aki

Segera lepas kabel aki. Langkah cerdas guna mencegah korsleting pada mesin. Memutus air tak sampai masuk mesin. Sehingga mesin tetap terselamatkan.

Kosongkan tangki

Segera kosongkan tangki, walau bensin masih banyak di dalamnya. Jangan sampai bahan bakar tercampur air. Bila terjadi demikian, berpotensi menimbulkan karat pada tangki. Sistem pengapian pun terganggu, lantas tangki jadi berkulit tipis dan keropos. Di mana akhirnya tangki mudah mengalami bocor.

Jangan nyalakan mesin

Hindari langsung menyalakan mesin saat itu juga. Meski hanya untuk sebentar saja, sekadar meminggirkan mobil ke area yang kering. Air dapat langsung masuk ke komponen dan mesin dapat terbakar. Cukup dorong mobil ke wilayah yang lebih aman dengan tenaga manual.

Nonaktifkan rem tangan

Lalu nonaktifkan rem tangan. Berfungsi menghindari rem kanvas agar tidak lengket. Tetapi, sebagai gantinya, Anda dapat memasang batu atau pengaman pada ban supaya mobil tidak terseret arus air atau bergerak turun. Dapat pula dengan cara memasukkan persneling atau perputaran gigi mesin menuju gigi satu. Berlaku untuk mobil transmisi manual atau masih memakai rem tromol. Sedang bagi mobil bermesin otomatis, pindahkan persneling pada posisi parkir, alias berhenti.

Keringkan busi dan karburator

Selain itu, ada beberapa komponen lain yang mudah rusak bila sampai terendam air. Seperti busi, karburator, saringan udara, koil, alternator, delco kabel, dan sebagainya. Segera keringkan dan pantau terus kondisinya. Ganti dengan yang baru bila memang tak memungkinkan lagi untuk dipasang kembali.

Cek audio dan AC

Anda juga perlu memastikan keberadaan audio dan AC tetap baik seperti semula. Air yang telah masuk tentu akan berdampak pada kinerja keduanya. Barangkali suara yang keluar terdengar sumbang dan AC tak sesejuk biasanya.

Jalankan perlahan

Setelah semua komponen Anda cek total, kini mobil mulai dapat dihidupkan. Jalankan dengan perlahan-lahan sembari menginjak rem pedal. Semata-mata untuk mempercepat proses pengeringan. Saat mengemudikan, dengarkan suara yang keluar dari mesin. Tetapi sekalipun mesin terdengar normal, ada baiknya Anda tetap membawanya ke bengkel. Cara ini menangkal kerusakan yang tidak terdeteksi. Apalagi bila selama ini Anda terlalu awam dengan urusan otomotif.

Bawa ke bengkel

Bawa ke bengkel sebagai rangkaian proses perawatan dan pemulihan. Jelaskan kondisi mobil dan berapa lama waktu telah terendam. Termasuk apa saja yang sudah Anda lakukan sebagai langkah pertama penanganan. Dengan begitu, teknisi mudah menentukan solusi apa saja yang harus diambil sesegera mungkin. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments