07

Mengenal Si Bintik Putih, Milia

Mendapati milia di wajah memang sedikit tak menguntungkan. Walau bintik-bintik putih ini tak sakit, tetap saja mengganggu penampilan. Maka, supaya tak salah kaprah, ketahui serba serbi tentang milia.

Milia digolongkan sebagai kista milium. Benjol-benjol kecil yang bergerombol dan umumnya muncul di area pipi, hidung, mata, serta kelopaknya. Dalam dunia media dianggap tidak berbahaya. Ia dapat hilang dengan sendirinya.

Jenisnya sendiri ada lima. Dimulai dari milia neonatal. Muncul pada bayi sebagai akibat kelenjar keringat yang belum berkembang. Milia jenis ini tidak perlu diobati sama sekali. Lalu ada milia primer yang dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Sedang milia sekunder seringnya ada di dekat luka atau ruam. Kemudian milia en plaque yang banyak mengenai wanita paruh baya. Jenis milia yang berjumlah banyak dan berdempetan. Sehingga dari jauh mirip tumpukan kulit yang meninggi. Terakhir ada multiple eruptive milia. Varian yang sangat langka dan baru hilang setelah berminggu-minggu atau dalam hitungan bulan.

Pertanda

Anda dapat mengenali milia secara jelas dari bentuknya. Dapat digambarkan seperti mutiara atau butiran lada putih di wajah. Tidak ada rasa nyeri, tetapi jangan sampai dipencet layaknya jerawat. Ia bisa meninggalkan radang yang perih dan bekas luka bila ditangani serampangan. Di samping itu, milia juga bisa terjadi di dalam mulut dan gusi.

Sumbernya

Selain diakibatkan oleh kelenjar keringat pada bayi, milia juga masih memiliki sumber penyebab lain. Di antaranya karena sel kulit mati yang terjebak dan tidak bisa keluar sehingga berubah menjadi milia.

Ada pula yang terbentuk dari efek luka bakar, luka lecet, kulit melepuh, prosedur pelapisan kulit dengan laser, pemakaian krim steroid jangka panjang, dan kulit rusak sebab terpapar sinar matahari dalam taraf parah. Tilik kembali sumber-sumber yang kemungkinan bisa menjadi faktor terbesar pada diri Anda.

Faktor yang memperparah

Sekalipun tidak berbahaya, milia dapat bertambah parah. Bintik-bintik putih kian banyak, berhimpitan, dan semakin terlihat jelas. Tak lain terpicu oleh beberapa faktor. Contohnya kurang menjaga kebersihan kulit, sering mengenakan pakaian berbahan kasar, dan juga sering terkena sinar matahari. Perhatikan juga krim-krim yang Anda gunakan setiap hari. Jauhi yang mengandung steroid.

Perawatan sendiri di rumah

Pada dasarnya milia bisa dihilangkan sendiri dengan perawatan di rumah. Rajin cuci muka, misalnya. Ditambah dengan menggunakan scrub buatan sendiri, yang disebut juga dengan teknik eksfoliasi. Anda bisa mengandalkan scrub berbahan gula, minyak zaitun, gula merah, dan sebagainya.

Masker dari bahan alami juga dapat membantu. Untuk milia, Anda sangat dianjurkan menggunakan madu manuka. Murni madu saja, maupun dicampur dengan bubuk kayu manis. Tidak ketinggalan khasiat dari air mawar. Di mana bahan ini bila disemprotkan ke wajah atau kulit, efektif menghapus milia.

Sedang bila Anda ingin menggunakan krim wajah, pastikan berjenis retinoid topikal yang mengandung vitamin A. Oleskan pula tabir surya sebagai pelindung dari paparan sinar matahari yang kadang tak bersahabat. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments